Ibrahimovic ke Juventus? Kansnya Kecil  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Zlatan Ibrahimovic. REUTERS/Fadi Al-Assaad

    Zlatan Ibrahimovic. REUTERS/Fadi Al-Assaad

    TEMPO.CO, Italia - Penyerang Paris Saint-Germain Zlatan Ibrahimovic dikabarkan bakal direkrut Juventus pada jendela transfer musim panas nanti. Namun, agen Ibrahimovic, Mino Riola, menyatakan peluang kliennya untuk bergabung kembali dengan klub raksasa Italia itu sangatlah kecil.

    "Ibrahimovic hanya mempunyai peluang 0.001 persen untuk pindah ke Juventus," tutur pria yang juga menjadi agen dari penyerang AC Milan, Mario Balotelli, itu kepada surat kabar olahraga Italia, Tuttosport, Selasa, 23 April 2013.

    Dalam sebulan terakhir, Ibrahimovic dikabarkan akan hengkang lantaran tidak betah di PSG. Ujung tombak tim nasional Swedia itu pun dilaporkan bakal diboyong pulang oleh Juventus. Raiola menegaskan pemain yang mempunyai julukan Ibracadabra itu tidak dijual.

    "Biarkan saya menjelaskannya. PSG tidak mempunyai niat untuk menjual Ibrahimovic karena mereka tidak membutuhkan uang," ujarnya. PSG, Raiola melanjutkan, sedang membangun sebuah tim dan Ibrahimovic tidak ingin hengkang. "Ibrahimovic tidak pernah mengatakan ingin pergi."

    Ibrahimovic pernah membela Juventus selama dua musim, yaitu dari 2005 sampai 2006. Setelah itu, ia bergabung ke rival Juventus, Inter Milan. Tiga tahun di Giuseppe Meazza, ia hijrah ke Barcelona. Pada 2010, ia kembali ke Italia dengan membela AC Milan. Selang dua musim, ia bergabung ke PSG.

    FOOTBALL ITALIA | SINGGIH SOARES TONCE

    Topik Hangat:
    Ujian Nasional
    | Bom Boston | Lion Air Jatuh | Serangan Penjara Sleman | Harta Djoko Susilo

    Baca Juga:
    Rooney: Kami Layak Juara 

    MU Juara Liga Inggris, City Beri Ucapan Selamat 

    Van Persie: Saya Telah Menunggu Lama Gelar Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.