Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Goetze Jadi 'Pertaruhan' Dotrmund dan Munchen  

Editor

Nur Haryanto

image-gnews
Mario Goetze. REUTERS/Kai Pfaffenbach
Mario Goetze. REUTERS/Kai Pfaffenbach
Iklan

TEMPO.CO , Munchen - Laga kedua semifinal Liga Champions belum juga digelar—baru akan dilaksanakan pada Selasa dan Rabu nanti—tapi suporter Borussia Dortmund telah yakin bahwa klub mereka bakal bertemu dengan Bayern Muenchen pada final di Stadion Wembley, London, 25 Mei mendatang. Kalimat-kalimat permusuhan pun dibubungkan.


“Mari kita copot celana lederhosen orang-orang Bavaria…!” Yel-yel ini bahkan sudah diteriakkan suporter Dortmund di sela laga pertama semifinal, menjamu Real Madrid, Rabu lalu. Seorang suporter menuliskan kalimat di media sosial: “Bayern harus berdarah-darah di final untuk membayar Goetze yang mereka curi dari kami!”


Orang-orang lembah Ruhr, home base Borussia Dortmund, pantas yakin bahwa tim mereka bakal melaju ke final, begitu pula keyakinan mereka—juga suporter Muenchen—soal peluang besar yang dimiliki Muenchen. Bayangkan, di laga pertama semifinal, Dortmund menghancurkan Madrid 4-1. Sedangkan Muenchen menggunduli Barcelona 4-0.


Madrid, pengoleksi trofi Liga Champions sembilan kali, seperti kehilangan akal di hadapan anak-anak asuhan Juergen Klopp itu. Walhasil, striker Dortmund asal Polandia, Robert Lewandowski, menghujani gawang mereka empat kali. Sementara Lionel Messi, yang biasanya sangat digdaya memimpin barisan serang Barcelona, dibuat tak berdaya oleh Thomas Mueller dan kawan-kawan.


Saat para analis sibuk mengomentari faktor-faktor kemandekan tiki-taka ala Barcelona dan matinya permainan Los Galacticos jilid II Madrid di tanah Jerman, suporter Dortmund lebih suka memusatkan perhatian mereka kepada Muenchen. Tentu saja, dengan nada kebencian.


Ini berkaitan dengan pembelian bintang muda mereka, Mario Goetze, 20 tahun, oleh Muenchen. Beberapa bulan sebelumnya, gelandang serang andal itu mengatakan bahwa dia masih kerasan bermain untuk Dortmund beberapa musim lagi. Tapi, Ahad lalu, pihak klub mengumumkan bahwa Goetze telah dibeli Muenchen dengan harga 37 juta euro. Goetze akan menjadi milik Muenchen per 1 Juli nanti, kurang dari sepekan setelah pelaksanaan final Liga Champions.


Pemain kelahiran Memmingen, sekitar 80 kilometer di selatan Muenchen, itu telah menjadi bintang Dortmund sejak awal debutnya, November 2009. Dia memiliki andil besar saat Die Borussen meraih dua kali gelar Liga Jerman berturut-turut—sebelum trofi itu direbut Muenchen kembali pada musim ini. Goetze menyumbangkan 10 gol dan 12 assist dari 28 laga Bundesliga musim ini sehingga menjadikannya sebagai satu pemain penting di pusat permainan Dortmund.


“Dia tak bermaksud memusuhi klub, tak bermaksud memusuhi suporter,” kata pelatih Dortmund, Juergen Klopp, soal alasan Goetze pindah ke Muenchen. “Mario hanya ingin dilatih oleh Guardiola.” Mulai musim depan, Pep Guardiola, pelatih muda yang meraih kesuksesan besar bersama Barcelona, akan menangani Muenchen.


Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Begitu pengumuman soal transfer itu dilansir, Goetze langsung menjadi musuh nomor satu para pendukung Dortmund. Keluarganya diteror. Adiknya bahkan pulang sekolah lebih cepat karena diganggu oleh sekelompok orang yang meneriakinya sebagai pengkhianat. Seseorang mengunggah ke media sosial foto kostum Goetze yang dibakar. Nama “Goetze” di kostum itu diganti dengan “Yudas”.


Saat menjamu Madrid, orang-orang kerap bersiul-siul atau mencemooh saat Goetze membawa bola. Hebatnya, playmaker muda ini masih tampil maksimal. Dia bahkan menyumbangkan satu assist.


Sejatinya, rival utama Dortmund adalah Schalke. Kedua klub ini sama-sama berasal dari Lembah Ruhr. Namun siapa yang tak membenci Muenchen? Bahkan, bila salah satu dari mereka—Dortmund atau Schalke—bertemu dengan Muenchen, kedua suporter bersatu-padu untuk memusuhi Muenchen. FC Hollywood—julukan Muenchen—adalah klub kaya bergelimang gelar dan pemain mahal. Klub dari Bavaria ini selalu membeli talenta-talenta terbaik yang dimiliki klub-klub lain.


Tinggal separuh langkah lagi kedua klub bakal bertemu di partai puncak. Bila hal itu benar-benar terjadi, entah bagaimana perasaan Goetze, yang harus berhadapan dengan calon klubnya. Satu yang pasti, suporter Dortmund sangat menginginkan klub menghancurkan Muenchen.


BERBAGAI SUMBER | ANDY MARHAENDRA



Berita terpopuler:

Mancini: Hukuman Suarez Terlalu Berat

Ferguson Ingin Beli Dua Pemain Lagi

Terry Tak Ingin Khianati Chelsea

Wenger Jagokan Carrick Raih Penghargaan PFA

Soal Suarez, Ferguson Bersimpati kepada Liverpool

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Kyle Walker Ingin Manchester City Lebih Termotivasi Kejar Gelar Piala FA dan Liga Inggris Setelah Gagal di Liga Champions

17 jam lalu

Pemain Manchester City, Kyle Walker (kiri) saat bersama Phil Foden (kanan). Pool via REUTERS/Wolfgang Rattay
Kyle Walker Ingin Manchester City Lebih Termotivasi Kejar Gelar Piala FA dan Liga Inggris Setelah Gagal di Liga Champions

Manchester City akan menghadapi Chelsea di babak semifinal Piala FA yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Wembley, Sabtu, 23.15 WIB, 20 April 2024.


Profil Andriy Lunin, Kiper Cadangan yang Jadi Pahlawan Real Madrid di Liga Champions

1 hari lalu

Kiper Real Madrid Andriy Lunin menangkap tendangan pemain Manchester City Bernardo Silva saat adu penalti dalam pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions di Stadion Etihad, Manchester, 18 April 2024.  REUTERS/Molly Darlington
Profil Andriy Lunin, Kiper Cadangan yang Jadi Pahlawan Real Madrid di Liga Champions

Kiper Real Madrid Andriy Lunin menggagalkan tendangan dua pemain Manchester City dalam adu penalti untuk membantu tim lolos semifinal Liga Champions.


Semifinal Liga Champions: Head-to-head Bayern Munchen vs Real Madrid, PSG vs Borussia Dortmund

1 hari lalu

Trofi dan Logo Liga Champions. (uefa)
Semifinal Liga Champions: Head-to-head Bayern Munchen vs Real Madrid, PSG vs Borussia Dortmund

Empat klub telah berhasil meraih tiket ke semifinal Liga Champions 2023-2024. Bagaimana peluang setiap tim?


Ucapan Syukur Bek Real Madrid Antonio Rudiger setelah Kalahkan Manchester City di Liga Champions: Allahu Akbar, Yes!

1 hari lalu

Pemain Real Madri Antonio Rudiger melakukan selebrasi usai menjadi penentu kemenangan atas Manchester City pada pertandingan leg kedua perempat final di Stadion Etihad, Manchester, 18 April 2024. REUTERS/Molly Darlington
Ucapan Syukur Bek Real Madrid Antonio Rudiger setelah Kalahkan Manchester City di Liga Champions: Allahu Akbar, Yes!

Bek tengah Real Madrid Antonio Rudiger menjadi penentu kemenangan timnya dalam adu penalti saat singkirkan Manchester City di Liga Champions.


Daftar 4 Tim yang Lolos dan Jadwal Semifinal Liga Champions 2023/2024

2 hari lalu

Logo Liga Champions. (uefa)
Daftar 4 Tim yang Lolos dan Jadwal Semifinal Liga Champions 2023/2024

Rangkaian pertandingan babak perempat final Liga Champions telah berakhir. Simak daftar tim yang lolos dan jadwal semifinal.


Real Madrid Kalahkan Man City dan Lolos ke Semifinal Liga Champions, Carlo Ancelotti Puji Sikap Guardiola

2 hari lalu

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti. | REUTERS/Isabel Infantes
Real Madrid Kalahkan Man City dan Lolos ke Semifinal Liga Champions, Carlo Ancelotti Puji Sikap Guardiola

Real Madrid lolos ke semifinal Liga Champions 2023/24 dengan menyingkirkan juara bertahan Manchester City. Simak komentar Carlo Ancelotti.


Manchester City Dihentikan Real Madrid di Perempat Final Liga Champions, Apa Kata Pep Guardiola?

2 hari lalu

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. | REUTERS/Isabel Infantes
Manchester City Dihentikan Real Madrid di Perempat Final Liga Champions, Apa Kata Pep Guardiola?

Manchester City gagal mempertahankan gelar Liga Champions. Tim asuhan Pep Guardiola ini kandas di babak perempat final, disingkirkan Real Madrid.


Bayern Munchen Lolos ke Semifinal Liga Champions dengan Depak Arsenal, Thomas Tuchel: Kami Layak Menang

2 hari lalu

Pelatih Bayern Munchen Thomas Tuchel. REUTERS
Bayern Munchen Lolos ke Semifinal Liga Champions dengan Depak Arsenal, Thomas Tuchel: Kami Layak Menang

Bayern Munchen melakukan penebusan. Mereka lolos ke semifinal Liga Champions, beberapa hari setelah gagal mempertahankan gelar juara Liga Jerman.


Begini Kata Mikel Arteta setelah Arsenal Disingkirkan Bayern Munchen di Perempat Final Liga Champions

2 hari lalu

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta. REUTERS/Phil Noble
Begini Kata Mikel Arteta setelah Arsenal Disingkirkan Bayern Munchen di Perempat Final Liga Champions

Langkah Arsenal terhenti di perempat final Liga Champions setelah kalah 0-1 saat berlaga di kandang Bayern Munchen. Apa kata Mikel Arteta?


Hasil Liga Champions: Kalahkan Manchester City Lewat Adu Penalti, Real Madrid Lolos ke Semifinal

2 hari lalu

Pemain Real Madrid melakukan selebrasi. REUTERS/Violeta Santos Moura
Hasil Liga Champions: Kalahkan Manchester City Lewat Adu Penalti, Real Madrid Lolos ke Semifinal

Real Madrid lolos ke semifinal Liga Champions 2023-2024 dengan menyingkirkan juara bertahan Manchester City lewat adu penalti.