Dramatis, Direktur Dortmund Ngumpet di Toilet  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cristiano Ronaldo berjalan menunduk seusai pertandingan melawan Dortmund di semifinal Champion, Bernabeu (30/4). Madrid mencetak 2 gol, tetapi tersingkir karena agregat 3-4 u Dortmund. (AP Photo/Alberto Di Lolli)

    Cristiano Ronaldo berjalan menunduk seusai pertandingan melawan Dortmund di semifinal Champion, Bernabeu (30/4). Madrid mencetak 2 gol, tetapi tersingkir karena agregat 3-4 u Dortmund. (AP Photo/Alberto Di Lolli)

    TEMPO.CO, Madrid - Pertandingan leg kedua Liga Champions antara Real Madrid melawan Borussia Dortmund berjalan tegang. Pada menit ke-82, Karim Benzema berhasil menyambar umpan silang Ozil dari sisi kiri pertahan Dortmund. Skor 1-0 untuk Madrid. Enam menit kemudian, giliran Sergio Ramos yang meneruskan umpan Benzema. Kini Madrid 2 dan Dortmund 0.

    Dalam menit-menit akhir itu, Madrid tinggal butuh satu gol lagi. Seisi Santiago Bernabeu mulai bergemuruh. Sebagian pemain cadangan Real Madrid berdiri di pinggir lapangan untuk menyemangati rekan-rekannya.

    Namun, sampai wasit Howard Webb meniup peluit tanda akhir pertandingan, gol yang dinanti tak kunjung hadir. Dortmund akhirnya yang lolos ke Wembley. Usai pertandingan, pelatih Borussia Dortmund mengatakan, leg kedua Madrid vs Dortmund sangat mendebarkan. "Sedikit dramatis pada akhirnya," kata Klopp kepada BBC, Rabu, 1 Mei 2013.

    "Sembilan puluh menit terasa cukup panjang hari ini--kami bermain bagus sepanjang waktu tapi tidak untuk sepanjang pertandingan. Jelas sekali Madrid mampu memainkan sepak bola berkualitas yang mereka miliki," tambah Klopp. "Mereka punya banyak hal untuk menebus kegagalan leg pertama, tetapi pada akhirnya kami pantas melaju dengan keunggulan agregat. Kami layak berada di final."

    Saking dramatisnya pertandingan tersebut, Direktur Utama Borussia Dortmund Hans-Joachim Watzke, yang menonton di tribun, harus kabur ke toilet ketika timnya diserang habis oleh Madrid dalam 6 menit terakhir. Watzke mengakui, itu adalah pertama kalinya dia berhenti menonton pertandingan sebelum laga usai, karena takut tidak akan tahan dengan kejadian selanjutnya.

    "Aku mengunci diri di toilet dan menutup telinga. Aku tidak mendengar stadion bergemuruh lagi, jadi aku kembali ketika satu menit masih tersisa untuk permainan. Kami memiliki bakat tertentu untuk membuat akhir yang dramatis," kata Watzke. 

    BBC | KHAIRUL ANAM

    Baca juga:
    Liga Champions, Madrid Harus Menyerang Sejak Awal 

    MU dan PSG Bersaing Mendapatkan Ronaldo 

    Susunan Pemain Madrid Vs Dortmund

    Turun Minum, Madrid Vs Dortmund Masih Tanpa Gol

    Muller: Messi Akan Tampil Beda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.