Lewandowski: Dortmund Tersiksa di Lima Menit Akhir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Dortmund Robert Lewandowski dan Lukasz Piszczek merayakan keberhasilan timnya melaju ke final Champions seusai pertandingan melawan Madrid  di stadion Bernabeu (30/4). REUTERS/Ina Fassbender

    Pemain Dortmund Robert Lewandowski dan Lukasz Piszczek merayakan keberhasilan timnya melaju ke final Champions seusai pertandingan melawan Madrid di stadion Bernabeu (30/4). REUTERS/Ina Fassbender

    TEMPO.CO, Madrid - Pemain depan Borussia Dortmund, Robert Lewandowski, mengutarakan bahwa dirinya merasakan tekanan besar ketika memasuki lima menit terakhir pertandingan melawan Real Madrid. Dortmund terancam gugur andai Madrid mampu menambah satu gol lagi pada menit-menit akhir laga.

    Dortmund membawa bekal kemenangan 4-1 ketika melakoni semifinal Liga Champions leg kedua, di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu, 1 Mei 2013. Meski tampil solid, pertahanan Dortmund akhirnya tembus pada tujuh menit terakhir pertandingan. Karim Benzema dan Sergio Ramos mencetak gol pada menit ke-83 dan 87.

    Madrid membutuhkan satu gol lagi untuk lolos. Los Blancos kian gencar membombardir gawang Dortmund. Tambahan waktu lima menit yang diberikan wasit Howard Webb terasa sangat lama bagi Dortmund. Untungnya, Dortmund sukses mempertahankan gawangnya. Meski kalah 2-0, Dortmund berhak ke final karena unggul agregat 4-3.

    “Tentu saja itu adalah pertandingan yang sulit. Semua berjalan baik-baik saja sebelum terciptanya gol pertama. Namun, setelah itu, keadaan menjadi sedikit berbahaya,” kata Lewandowski. “Lima menit terakhir benar-benar menyiksa kami. Bagi saya, itu terasa seperti sepuluh menit, bukan lima menit.”

    Dortmund akhirnya melaju ke partai puncak Liga Champions yang digelar di Stadion Wembley pada 26 Mei mendatang. Lewandowski sendiri mengaku senang dan mengutarakan kesuksesan itu sebagai momen terbaik dalam kariernya.

    Kini Dortmund tengah menunggu siapa lawan yang akan mereka hadapi pada final nanti. Kemungkinan besar akan tercipta final tim Jerman karena Bayern Muenchen lebih diunggulkan lolos ketimbang Barcelona. Muenchen sudah mengantongi kemenangan 4-0 pada pertemuan pertama.

    “Kami menunggu siapa lawan yang akan kami hadapi. Kami memiliki waktu tiga pekan untuk mempersiapkan diri,” ujar Lewandowski.

    UEFA | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Bekuk Dortmund, Madrid Tetap Gagal ke Final

    Liga Champions, Madrid Harus Menyerang Sejak Awal

    Susunan Pemain Madrid Vs Dortmund

    Muller: Messi Akan Tampil Beda

    Turun Minum, Madrid Vs Dortmund Masih Tanpa Gol


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.