La Nyalla Tak Peduli Somasi Blanco  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti. Tempo/Fully Syafii

    Wakil Ketua Umum PSSI, La Nyalla Mahmud Mattalitti. Tempo/Fully Syafii

    TEMPO.CO, Jakarta - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tidak gentar dengan rencana somasi Luis Manuel Blanco. Dengan santai, Wakil Ketua Umum PSSI La Nyalla Mattalitti bahkan menilai langkah hukum yang akan ditempuh kubu Blanco tidak akan mengubah apa pun yang telah diputuskannya.

    "Silakan saja (somasi). Pokoknya apa yang sudah kami putus sudah tidak bisa diubah. Terserah apa maunya mereka karena Jacksen Ferreira Tiago sudah menjadi pelatih timnas" kata La Nyalla Mattalitti, Rabu, 1 Mei 2013.

    Pria yang juga menjabat Ketua Badan Tim Nasional (BTN) itu menambahkan, PSSI sebenarnya telah memberi kesempatan kepada Blanco untuk memaparkan program yang disusun untuk timnas. "Tapi dua kali kesempatan, ia tidak pernah hadir," kata La Nyalla.

    "Kami beri kesempatan untuk melatih timnas U-19, tapi ia pun menolak. Sekarang sudah ada Indra Syafri di posisi itu. Kalau ia mau, silahkan saja pegang posisi yang masih kosong," ujar La Nyalla menambahkan.

    La Nyalla justru mengaku heran dengan sikap ngotot pria Argentina itu, yang bahkan sampai menunjuk kuasa hukum. "Apa ia lupa kalau dalam kontrak hanya disebutkan bahwa ia melatih timnas serta tidak secara terperinci disebut pelatih timnas senior?" kata La Nyalla dengan heran.

    "Kalau ia adalah pelatih top, seperti kata Habil Marati, kenapa klub luar tidak menginginkannya?" kata La Nyalla.

    ARIE FIRDAUS

    Berita Lainnya:
    Hari Buruh, Bandara Diblokir, Penumpang Bisa Telat
    Akun @SBYudhoyono Gusur Kepopuleran Jokowi  
    Ini Beda Orgasme dan Ejakulasi
    Begini Cara Mengetahui Keberadaan Susno Duadji
    Di Persembunyian, Susno Punya Pengawal 



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.