QPR Degradasi, 'Fernandes Tak Berpengalaman'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tony Fernandes. miror.co.uk

    Tony Fernandes. miror.co.uk

    TEMPO.CO, London - Mantan pelatih Queen Park Rangers Neil Warnock memukul balik pemilik QPR Tony Fernandes. Justru Fernandes-lah yang harus dipersalahkan atas terdegradasinya klub asal London itu dari Liga Primer Inggris. Menurut pelatih asal kota Sheffield tersebut, Fernandes sama sekali tak berpengalaman. (Baca juga: QPR Degradasi, Fernandes Salahkan Mantan Pelatih)

    Kebijakan Fernandes mengelola klub menunjukkan kalau dirinya tak tahu-menahu soal sepak bola. Fernandes menunjuk orang-orang tak berpengalaman untuk posisi manajemen klub. Pelatih baru yang menggantikan Warnock kemudian membawa orang-orang yang tak berpengalaman juga.

    "Tony Fernandes datang tanpa pengalaman. Mereka membawa Phil Beard yang tanpa pengalaman dan Mark Hughes membawa Mike Rigg," kata Warnock, Jumat, 3 Mei 2013 seperti dikutip Mirror. "Tidak ada orang yang berada di antara kepemilikan dan manajer. Ketika ada sesuatu yang salah, semua orang melempar kesalahan dan sayangnya giliranku yang kena sekarang."

    Direktur Utama QPR saat ini, Phil Beard, baru mengecap pengalaman di bidang olah raga ketika menjabat Direktur Hubungan Korporasi untuk Panitia Olimpiade London 2012. Sementara itu, Mike Rigg, adalah Direktur Teknik QPR ketika masih ditangani Mark Hughes. Rigg sudah mengikuti Hughes sejak berada di Manchester City dan bertangungjawab atas semua transfer City di masa Hughes.

    Bos Air Asia Tony Fernandes mengakuisisi QPR pada November 2011 lalu. Ia menjadi orang Asia Tenggara kedua yang berbisnis di sepak bola Inggris setelah mantan Perdana Mentri Thailand, Thaksin Shinawatra. Thaksin sempat memegang Manchester City sebelum diambil alih Sheik Mansour. Namun, kedatangan Tony Fernandes, menurut mantan pelatih Neil Warnock, justru menimbulkan goncangan bagi klub London itu.

    "Tetapi kenyataannya adalah bahwa, karena pengambilalihan tersebut, kita tidak bisa mendatangkan setiap pemain di musim panas lalu sampai beberapa hari terakhir di bulan Agustus (jelang masa transfer habis)," tambah Warnock. "Kami ingin mengontrak pemain-pemain seperti Wayne Routledge, Danny Graham, Scott Parker, dan Craig Bellamy, tapi klub sedang tidak stabil sehingga kami harus kembali pada pemain pilihan kedua."

    Warnock yakin andai saja mereka bisa mendapatkan pemain yang diinginkan di awal musim, keadaan klub akan baik-baik saja. "Tapi saya masih berpikir bahwa jika kita bisa mendapatkan pemain yang kami inginkan keadaannya pasti baik-baik saja," kata Warnock. "Saya tidak berpikir Tony benar-benar percaya bahwa aku harus disalahkan."

    MIRROR | KHAIRUL ANAM

    Baca juga:
    Legenda Hidup Inter Kagumi Trio Barcelona

    Lewandowski Pilih Bayern Ketimbang MU
    10 Fakta Menarik Jelang Chelsea Vs Basel
    PSSI Beri Ucapan Selamat ke Semen Padang
    Andik Vermansyah Bimbang Bertahan di Persebaya 

    Casillas: Masa Depan Saya di Real Madrid 

    Luiz: Liga Europa Sangat Penting Buat Chelsea

    Kalahkan Basel, Chelsea Melaju ke Final Liga Eropa



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.