Marchisio Setia Bersama Juventus

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Claudio Marchisio. AP/Daniele Badolato, Lapresse

    Claudio Marchisio. AP/Daniele Badolato, Lapresse

    TEMPO.CO, Turin - Gelandang tim nasional Italia Claudio Marchisio menegaskan kesetiannya bersama Juventus. "Saya tidak melihat diri saya jauh dari Juventus," ujar pemain yang memiliki julukan Il Principino itu kepada Mediaset, Jumat, 3 Mei 2013.

    Marchisio mengeluarkan pernyataan itu untuk menampik rumor kepindahannya ke Manchester United pada jendela transfer musim panas nanti. "Saya bahagia di Juventus dan saya ingin memperbaharui masa kerja," ujar pemain yang mengidolai Alessandro Del Piero itu.

    Seperti diberitakan sebelumnya, MU sudah menyiapkan dana sebesar 20 juta pound sterling atau setara Rp 303 miliar untuk mendapatkan tanda tangan Marchisio. Bahkan, The Red Devils siap memberikan gaji sebesar Rp 18 miliar setiap minggunya kepada pemain 27 tahun itu.

    Berhembus kabar, Juventus tertarik dengan tawaran MU. Soalnya, Juventus tengah membutuhkan dana yang melimpah untuk membawa pulang Zlatan Ibrahimovic ke Turin. Hasil penjualan dari Marchisio bisa digunakan Juventus untuk memulangkan penyerang Paris Saint-Germain itu.

    Marchisio mengaku sangat senang jika Ibrahimovic kembali berseragam Juventus. Ibrahimovic diyakini bakal menambah daya gedor La Vecchia Signora. "Jika dia datang, kami akan menyambutnya dengan tangan terbuka," katanya. "Semua pemain yang dapat membantu kami tumbuh akan diterima."

    Ibrahimovic pernah membela Juventus selama dua musim, yaitu dari 2005 sampai 2006. Setelah itu, ia bergabung ke rival Juventus, Inter Milan. Tiga tahun di Giuseppe Meazza, ia hijrah ke Barcelona. Pada 2010, ia kembali ke Italia dengan membela AC Milan. Selang dua musim, ia bergabung ke PSG.

    FOOTBALL ITALIA | SINGGIH SOARES TONCE

    Baca Juga:
    Arsene Wenger Tak Peduli Nasib Mourinho

    Arsenal Bantah Kepulangan Fabregas 

    Kutukan QPR buat Arsenal  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.