Benitez: Chelsea Kerap Membuang Peluang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rafael Benitez. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

    Rafael Benitez. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

    TEMPO.CO, London - Manajer interim Chelsea Rafael Benitez mengaku tidak puas dengan performa anak asuhnya saat ditahan imbang 2-2 oleh Tottenham Hotspur di Stamford Bridge, Kamis dinihari nanti, 9 Mei 2013. Sebab, Ferando Torres dkk kerap membuang sejumlah peluang emas.

    "Kami punya empat atau lima serangan balik yang dapat mengakhiri pertandingan, namun kami tak dapat melakukannya," tutur Benitez seperti dikutip dari Sky Sports, Kamis, 9 Mei 2013. "Kami punya beberapa peluang untuk mencetak gol ketiga dan selesai."

    Ketika laga baru berjalan 11 menit, Chelsea sudah membuka keunggulan melalui Oscar. Namun, keunggulan itu hanya bertahan 15 menit. Emmanuel Adebayor sukses menaklukan Petr Cech. Akan tetapi, 6 menit sebelum jeda, Chelsea kembali unggul lewat gol Ramires.

    Selepas turun minum, Chelsea tetap mendominasi jalannya pertandingan. Sejumlah peluang emas pun mereka peroleh. Tapi, tak ada satu pun peluang yang berujung gol. Justru, Tottenham yang mampu mencuri gol lewat aksi Gylfi Sigurdsson di menit ke-80.

    Benitez menilai pertahanan Chelsea begitu rapuh. "Kami berbicara tentang transisi bertahan ketika kami kebobolan di gol pertama dan kedua dengan cara yang sama," tutur bekas manajer Liverpool itu. "Kami harus lebih kompak dan agresif dalam bertahan."

    Dengan hasil ini, Chelsea belum sepenuhnya mendapatkan satu tempat di Liga Champions. Pasalnya, klub asal London Barat ini hanya unggul dua poin dengan Arsenal yang berada di tempat ke-4. Adapun dengan Tottenham, mereka cuma memimpin tiga angka.

    Jika ingin meraih tiket ke Liga Champions musin depan, Chelsea wajib menyapu bersih dua laga yang tersisa dengan kemenangan. "Kami akan mencoba untuk memenangi dua pertandingan tersisa agar tetap berada di posisi ketiga," tutur Benitez.

    SKY SPORTS | SINGGIH SOARES TONCE

    Baca Juga:
    Legenda United Jadi Prangko Inggris Raya 

    'Pengganti Fergie Harus Berpengalaman Eropa' 

    Rumah Judi Jagokan Moyes Gantikan Ferguson


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.