Bermain atau Pensiun, PSG Minta Bekcham Bertahan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • David Beckham digendong Zlatan Ibrahimovic saat merayakan keberhasilan klub Paris Saint-Germain (PSG) meraih Ligue 1 Perancis di stadion Gerland,  Lyon (12/5). REUTERS/Robert Pratta

    David Beckham digendong Zlatan Ibrahimovic saat merayakan keberhasilan klub Paris Saint-Germain (PSG) meraih Ligue 1 Perancis di stadion Gerland, Lyon (12/5). REUTERS/Robert Pratta

    TEMPO.CO, Paris - Pemilik klub Paris Saint-Germaine Nasser al-Khelaifi mendesak bintang flamboyan mereka David Beckham untuk bertahan di Parc des Princes. Bahkan jika suami eks Spice Girls Victoria Beckham itu gantung sepatu di akhir musim ini, Nasser ingin Beckham tetap bertahan di Paris.

    "Kita akan lihat apa yang ingin David lakukan," kata Nasser kepada L'Equipe seperti dikutip ESPN, Selasa, 14 Mei 2013. "Kami ingin dia terus bersama kami. Dia seorang pria yang berkualitas hebat."

    Beckham bergabung bersama PSG pada Januari tahun ini ketika usianya sudah menginjak angka 38. Beberapa media Prancis meyakini kalau Beckham bakal pensiun pada akhir musim ini. Pemain yang tumbuh di akademi Manchester United itu dikabarkan hendak berkonsentrasi penuh sebagai duta besar Qatar di mana negara asal pemilik PSG itu menjadi tuan rumah Piala Dunia pada 2022 mendatang.

    "Jika dia memutuskan untuk tidak melanjutkan karir bermainnya, saya berharap dia akan tinggal di klub ini dalam peran lain. Memiliki dia di antara kita, di lapangan atau di luar, sangatlah penting. Ini terserah dia," tambah mantan pemain tenis lapangan profesional tersebut.

    Nasser al-Khelaifi yang hanya lebih tua setahun dari Beckham, bagaimanapun berharap menjaga Beckham tetap bersama Le Parisiens. Apalagi PSG baru saja mengklaim juara Ligue 1, Sabtu lalu, setelah mengalahkan Olympique Lyon dengan skor 0-1.

    Namun perayaan juara klub yang dilatih Carlo Ancelotti itu ternoda oleh ulah supporternya. Perayaan yang sejatinya diprediksi meriah tersebut berubah menjadi pertempuran antara suporter dengan polisi anti-huruhara. Momen itu mengingatkan Paris yang pernah menderita gara-gara hooliganisme PSG di era 1985-2010 silam.

    ESPN | KHAIRUL ANAM

    Baca juga:
    Manchester United Bidik Fabregas

    3 Kandidat Pengganti Roberto Mancini di City

    Soal Masa Depan Valdes, Zubizarreta Angkat Bicara

    Roberto Mancini Dipecat Manchester City

    PSSI Kantongi Hasil Investigasi Kasus Persibo

    Villas-Boas Berharap Banyak kepada Wigan

    Giggs: Ferguson Bagian dari Hidup Saya



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?