Benfica dan Chelsea Akan Saling Gempur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Benfica Jorge Jesus dan pelatih Chelsea Roberto Di Matteo (kanan) memberikan instruksi kepada para pemain mereka, dalam perempat final Liga Champions di Chelsea (5/3). REUTERS/Stefan Wermuth

    Pelatih Benfica Jorge Jesus dan pelatih Chelsea Roberto Di Matteo (kanan) memberikan instruksi kepada para pemain mereka, dalam perempat final Liga Champions di Chelsea (5/3). REUTERS/Stefan Wermuth

    TEMPO.CO, Amsterdam-Sejarah  Eropa akan mencatat pertandingan Benfica kontra Chelsea sebagai klub yang sama-sama ingin memenangkan gelar pertama juara Liga Europa. “Ini pertandingan yang paling penting dalam karirku,” kata Jorge Jesus, selaku Manajer Benfica.

    Sedangkan di kubu The Blues, ini adalah pembuktian bagi manajer interim, Rafael Benitez kepada khalayak banyak atas prestasinya setelah menggantikan  Roberto di Matteo sejak November 2012 silam.

    Kedua tim itu datang dari latar belakang yang berbeda, namun satu tujuan, yaitu kemenangan. Chelsea tampaknya tidak akan menurunkan pemain gelandangnnya, Eden Hazard karena cidera hamstring. Akan tetapi, Benitez tetap akan menurunkan skuad terbaiknya pada pertandingan nanti.

    Di era 60-an, Benfica dua kali menjuarai European Champion Club’s Cup 1960-61, dan 1961-62. “Benfica mengharumkan nama skuadnya pada tahun 1960-an,” kata Jesus dan dikutip situs resmi UEFA.Com,  Rabu 15 Mei 2013.

    “Dalam beberapa tahun terakhir ini, kami kembali menemukan kilau permainan Benfica,” ujar Jesus. “Kalau membandingkan sejarah Benfica dengan Chelsea, jelas The Blues lebih unggul dan menjadi favorit. Tapi hasil pertandingan nanti yang akan menjawabnya.”

    Di era 60-an, ada pemain legenda yang dikaitkan membawa kemenangan bagi Benfica di setiap kompetisi Eropa. Adalah Eusebio, pemain yang kini berusia 71 tahun itu sempat berkarir di Benfica selama 15 tahun, 1960-1975.

    Kehadiran sosok Eusebio di Benfica, masih menurut Jesus, sangatlah memberikan pengaruh bagi permainan The Eagles. Akan tetapi Jesus tidak ingin sebatas mengingat romantisme masa lalu Benfica. Dia hendak membawa klub asal Portugal ini keluar sebagai juara.

    Di sisi lain, cidera hamstring yang diderita Eden Hazard diprediksi bakal melemahkan lini tengah Chelsea. Sedangkan John Terry diragukan performanya menyusul cidera pergelangan kaki yang sedang diderita pemain bek berusia 32 tahun itu.

    Dalam delapan pertandingan terakhir di Liga Primer, Chelsea tidak terkalahkan. Banyak pihak memprediksi pada pertandingan nanti The Blues bisa mengungguli Benfica. Tidak hanya berfikir soal kemenangan di Liga Europa, Chelsea tampaknya harus bersaing dengan Arsenal demi berada di peringkat ke-3 klasemen Liga Primer di satu pertandingan sisa melawan Everton, Minggu 19 Mei 2013 mendatang.

    “Jika kami bisa memenangkan pertandingan Liga Europa ini, aku akan sangat bangga,” kata Benitez. “Ini hadiah untuk para pemain, usai latihan aku berfikir di rumah bahwa tiap pertandingan kami sudah melakukan yang terbaik.”

    UEFA| REZA ADITYA RAMADHAN

    Berita Lainnya
    Moyes Janji Promosikan Pemain Muda MU
    Demi Nobar, Pemuda Ini Rela Naik Sepeda 20 KM
    Semen Padang ke Perempat Final Piala AFC
    Tahun Depan, JCI ke Juventus Stadium


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.