Akhirnya Ada Tepuk Tangan untuk Rafael Benitez

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Chelsea Paulo Ferreira mengangkat piala Liga Eropa disaksikan pelatih  Rafael Benitez dan rekan satu timnya di Stadion ArenA, Amsterdam, (16/5). Chelsea juara setelah mengalahkan Benfica 2-1. AP/Martin Meissner

    Pemain Chelsea Paulo Ferreira mengangkat piala Liga Eropa disaksikan pelatih Rafael Benitez dan rekan satu timnya di Stadion ArenA, Amsterdam, (16/5). Chelsea juara setelah mengalahkan Benfica 2-1. AP/Martin Meissner

    TEMPO.CO, London - Akhirnya ada tepuk tangan dari sebagian pendukung Chelsea ketika menyaksikan pelatih interimnya, Rafael Benitez, mengangkat trofi Liga Eropa dinihari tadi. Sejak masuk menggantikan Di Matteo enam bulan lalu, publik Stamford Bridge keras menolak kehadiran Benitez. Di setiap pertandingan Liga Primer Inggris--baik kandang maupun tandang--tak jarang bertebaran poster-poster kecil bertulis "Rafa Out".

    Usai pertandingan Rafa Benitez mengatakan Piala Liga Eropa sementara waktu akan menjadi pembela atas cara kerja dirinya selama enam bulan terakhir di Chelsea. Rafa selalu mempertahankan cara kerjanya di Chelsea, termasuk melakukan rotasi pemain. Kebijakan yang tidak populer bagi pendukung Chelsea.

    "Saya pikir sedih untuk mengatakan ini, tetapi setelah melakukan pekerjaan Anda selama enam bulan, itu tidak akan mengubah jika Anda menang atau kalah di final dalam hal apa yang telah kita coba. Pekerjaan ini dilakukan dengan kerja keras di latihan. Ivanovic membuat gol hebat pada akhirnya," kata Rafa kepada Independent, Kamis, 16 Mei 2013. "Kami mencoba bekerja sebagai profesional dan pada akhirnya kami mendapat piala. Tapi kami telah bekerja keras di luar apakah kita menang atau tidak."

    Ketika melihat para pendukung Chelsea memberinya tepuk tangan, Rafa tidak mau terpancing dan lebih ingin fokus pada perayaan juara. Rafa juga menampik anggapan kalau dirinya telah mampu mengambil hati beberapa fans Chelsea.

    "Aku hanya ingin menikmati trofi. Ada banyak gol dan aku bisa melihat semua orang senang, jadi aku senang juga. Aku cukup senang karena kami bekerja begitu keras selama semusim," ujar Rafa.

    Beberapa jam sebelum pertandingan, Mirror melaporkan ratusan pendukung Chelsea masih sempat menyanyikan "Jose Mourinho" saat berada di dalam kereta menuju Amsterdam Arena. Selain untuk mencibir Rafa di Chelsea, juga dimaksudkan untuk menyindir pendukung Benfica, yang selalu tidak suka dengan setiap mantan manajer FC Porto, macam Mourinho. Namun dinihari tadi, Benitez sudah mendapat pelukan semua pemain di lapangan dan tepuk tangan beberapa fans ketika dia mengangkat trofi Liga Eropa.

    INDEPENDENT | MIRROR | KHAIRUL ANAM

    Baca juga:
    Hazard Dipastikan Absen di Final Liga Eropa
    Menggiring Bola dari AS-Brasil, Pria Ini Tewas
    Real Madrid Jajakan Higuain ke Arsenal
    Semen Padang Tak Pilih Lawan di 8 Besar Piala AFC
    Arsene Wenger Bersaing dengan Rafael Benitez
    Susunan Pemain Benfica Vs Chelsea


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.