Allegri Ragu Akan Masa Depannya di Milan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massimiliano Allegri. REUTERS/ Alexander Demianchuk

    Massimiliano Allegri. REUTERS/ Alexander Demianchuk

    TEMPO.CO, Milan-Masa depan Massimiliano Allegri sebagai pelatih AC Milan bergantung pada hasil pertandingan melawan klub degradasi Serie A, Siena, Senin 20 Mei 2013. Milan masih membutuhkan kemenangan pada pertandingan melawan Siena untuk memperoleh peringkat ke-3 dan memastikan satu tempat play-off Liga Champions.

    Jika kalah, ada kemungkinan Milan disalip Fiorentina, yang saat ini berada di peringkat ke-4, apabila Viola, julukan bagi Fiorentina, memenangkan pertandingan saat melawan Pescara di hari yang sama.

    Semua pemain i Rossoneri, julukan bagi AC Milan, menyuarakan dukungan untuk manajer yang telah memberikan pengaruh yang mengesankan bagi kebangkitan AC Milan di paruh kedua musim ini. Alegri telah membawa AC Milan keluar sebagai juara Seri A di awal musim kemanajerannya, 2010-2011. Musim berikutnya, manajer kelahiran Livorno itu membawa Milan keluar sebagai runner-up Serie A.

    Akan tetapi catatan prestasinya itu tidak begitu diapresiasi oleh Big Bos Milan,  Silvio Berlusconi, yang juga bekas perdana menteri Italia selama tiga periode. Pers Italia mengabarkan bahwa Berlusconi enggan memperpanjang kontrak Allegri di Giuseppe Meazza.

    Terkait hal ini, pers Italia mengabarkan rumor bahwa Allegri sudah ditawar oleh AS Roma sebagai tempat karir barunya apabila dia didepak dari Milan. Menanggapi rumor tersebut, Milan membantahnya.

    Pemain gelandang Milan, Kevin-Prince Boateng serta striker Stephan El Shaaraway menyarankan agar Allegri tetap tinggal bersama skuad i Rossoneri.

    “Dia (Allegri) sudah melakukan pekerjaan yang sangat bagus dalam tiga tahun terakhir ini,” kata Boateng, seperti dikutip Eurosport, Kamis 16 Mei 2013. “Bagi saya Milan tidak ada apa-apanya tanpa Allegr.”

    Boateng menambahkan, di musim depan target Milan haruslah lebih baik. Banyaknya pemain baru meyakinkan performa Milan akan lebih baik pada musim berikutnya. “Kita perlu bekerja sama sehingga bisa memenangkan Scudetto.”

    Hal senada dikatakan oleh El Shaaraway kepada Milan Channel, “Kami adalah tim yang punya pemain bagus dan dipimpin oleh pelatih hebat,” seperti dikutip Eurosport, Kamis 16 Mei 2013.

    Ketika ditanya mengenai hal ini, Adriano Galliani, selaku chief executife AC Milan hanya mengatakan, “Aku hanya ingin bicara pada pertandingan melawan Siena nanti, aku tidak ingin membicarakan bursa transfer manajer.”

    EUROSPORT | REZA ADITYA RAMADHAN

    Topik Terhangat
    PKS Vs KPK | E-KTP |  Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

    Berita Lainnya
    Real Madrid Jajakan Higuain ke Arsenal  
    Semen Padang Tak Pilih Lawan di 8 Besar Piala AFC  
    Arsene Wenger Bersaing dengan Rafael Benitez  
    Mancini Dipecat City, Balotelli Tak Terkejut


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Alasan Batch CTMAV547 Vaksin AstraZeneca Dihentikan Pemerintah

    Pemerintah menghentikan penggunaan vaksin Astra Zeneca dengan batch CTMAV547 karena dua alasan. Padahal vaksin ini sempat didistribusikan secara luas.