Jendela Transfer, Chelsea Siapkan Rp 1,4 Triliun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rafael Benitez. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

    Rafael Benitez. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

    TEMPO.CO, Amsterdam - Chelsea akan memanfaatkan jendela transfer musim panas nanti dengan maksimal. Manajer interim Chelsea, Rafael Benitez, menyatakan Roman Abramovich, pemilik klub, akan mengucurkan dana melimpah guna mendatangkan sejumlah pemain top ke Stamford Bridge.

    “Chelsea akan jauh lebih baik di musim depan karena mereka akan menghabiskan Rp 1,4 triliun dan bakal mendatangkan tiga atau empat pemain,” kata peramu strategi asal Spanyol itu kepada Radio Onda Cero seperti dikutip dari Guardian, Kamis, 16 Mei 2013.

    Dengan dana fantastis itu, Benitez memprediksi kekuataan klub asal London Barat itu bakal bertambah besar. “Pondasi sudah ada di sana,” ucap juru taktik yang baru saja membawa Chelsea menjuarai Liga Europa itu. “Masa depan begitu cerah buat mereka.”

    Dalam beberapa bulan terakhir, Chelsea kerap dikaitkan dengan sejumlah pemain top Eropa. Jawara Liga Champions musim 2011/2012 ini dikabarkan ingin menggaet Andre Schurle, Radamel Falcao, Robert Lewandowski, dan Sami Khedira.

    Sementara itu, masa depan Benitez di Chelsea tengah menjadi buah bibir media-media Inggris dan Eropa. Benitez dikabarkan tidak akan mendapatkan kontrak baru meski berhasil membawa Chelsea menjuarai Liga Europa. Posisinya bakal digantikan Jose Mourinho.

    Benitez tidak mau menanggapi rumor tersebut. “Saya tidak tahu siapa pelatih berikutnya dan saya bukan orang yang harus mengatakannya,” ujar pemilik nama lengkap Rafael Benitez Maudes itu. “Tapi, semua orang berspekulasi tentang orang yang sama.”

    GUARDIAN | SINGGIH SOARES TONCE

    Topik Terhangat:
    PKS Vs KPK
    | E-KTP | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

    Baca Juga:
    Dramatis, Chelsea Juara Liga Europa 

    Real Madrid Jajakan Higuain ke Arsenal 

    Mancini Dipecat City, Balotelli Tak Terkejut


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.