Pensiun, Metzelder Antusias Jadi Komentator

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Christoph Metzelder. AP/Alberto Saiz

    Christoph Metzelder. AP/Alberto Saiz

    TEMPO.CO, Gelsenkirchen - Pemain belakang Schalke 04, Cristoph Metzelder, memutuskan gantung sepatu di akhir musim 2012/2013. Pemain berusia 32 tahun itu akan beralih profesi sebagai komentator sepak bola, dan aktif di yayasan amal miliknya.

    Metzelder sempat dinilai sebagai salah satu bek tangguh yang pernah dilahirkan Jerman. Namun deraan cedera membuat karier Metzelder terhambat. Pemain bertinggi 194 sentimeter itu mengawali karier di akademi TuS Haltern, kemudian bergabung ke Schalke pada 1995 lalu menuju Preusen Munster dari 1996 hingga 2000.

    Pemain kelahiran Haltern itu menunjukkan performa maksimal ketika membela Borussia Dortmund selama tujuh musim dari 2000 hingga 2007. Namun di msim 2002/2003 Metzelder mengalami cedera tendon Achilles yang memaksanya absen satu musim penuh.

    Pemain yang telah 47 kali memperkuat tim nasional Jerman itu hijrah ke Real Madrid pada 2007. Namun Metzelder hanya bermain selama tiga musim di klub ibukota Spanyol itu. Metzelder kembali ke Jerman dan bergabung dengan Schalke. Metzelder sendiri sudah tampil di dua ajang internasional bergengsi, yaitu Piala Dunia 2006 dan Euro 2008.

    Cedera kembali menghampiri Metzelder di musim ini. Ia hanya bermain tujuh kali di semua ajang musim ini, sementara kontraknya di Schalke akan habis pada Juni mendatang. Metzelder akhirnya memutuskan gantung sepatu. Namun dia tampaknya tak bisa jauh dari lapangan sepak bola.

    Metzelder memutuskan akan menekuni profesi komentator sepak bola. “Saya sangat bersemangat untuk bisa berbagi pengalaman dan opini saya sebagai seorang professional dengan para penggemar sepak bola,” kata Metzelder seperti dilansir bundesliga.com, Kaqmis, 16 Mei 2013.

    Christoph Metzelder Foundation juga dipastikan bakal mendapat lebih banyak perhatian dari Metzelder seiring keputusannya untuk pensiun. Yayasan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kehidupan anak-anak dan remaja yang kurang beruntung di Jerman.

    BUNDESLIGA.COM | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Dramatis, Chelsea Juara Liga Europa 

    Mancini Dipecat City, Balotelli Tak Terkejut

    Susunan Pemain Benfica Vs Chelsea

    Jadi Target Rasisme, Balotelli Ancam WO

    Persija Jakarta Bekuk Barito Putra 3-1


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.