Timnas Singapura Dilatih Bekas Mata-mata Jerman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta-- Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menunjuk pelatih asal Jerman, Bernd Stange, sebagai pelatih baru tim nasional Singapura menggantikan pelatih asal Serbia, Radojko Avramovich, yang mundur seusai Piala Federasi Sepak Bola Asia Tenggara (AFF), Desember tahun lalu.

    Pelatih berusia 65 tahun itu dikontrak selama dua tahun dan akan langsung bekerja mendampingi tim di Causeway Challenge melawan Malaysia pada Juni nanti. Stange akan dibantu Varadaraju Sundramoorthy, yang menjadi pelatih sementara The Lions-julukan timnas Singapura-setelah Abramovich mengundurkan diri.

    "Tugas melatih Singapura adalah tantangan besar dalam karier saya. Singapura memiliki program dan strategi bagus untuk masa depan, dan saya menyukai itu," kata Stange, seperti dikutip dari Channel News Asia.

    Sebelum menangani Singapura, Stange telah malang-melintang menangani beberapa tim, khususnya di negara-negara berhaluan komunis. Stange memang besar di era Jerman Timur, yang saat itu berhaluan komunis.

    Ketika menjadi pelatih, ia disebut-sebut merangkap jabatan sebagai mata-mata Stasi, Kementerian Pertahanan Negara Jerman Timur.

    Ia pernah menangani timnas Jerman Timur dalam kurun 1984-1988, lalu hijrah ke Carl Zeiss Jena. Setelah Jerman bersatu, Stange kemudian mulai melanglang buana dan meninggalkan kampung halaman. Pada 1998, ia menyeberang ke Australia untuk melatih Perth Glory. Empat tahun di Negeri Kanguru, ia kemudian pindah ke Oman, lalu ke Irak, melatih tim Appolon Limasol di Liga Siprus, sebelum melatih timnas Belarusia.

    Adapun Presiden FAS, Zainuddin Nordin, optimistis penunjukan Stange mampu menjaga kualitas permainan timnas Singapura. "Mudah-mudahan penggemar timnas memberinya kesempatan untuk melatih dengan tenang dan layak," kata Zainuddin.

    Singapura sejauh ini merupakan tim paling sukses di Asia Tenggara. Negeri Singa empat kali menjuarai Piala AFF, meninggalkan Thailand yang tiga kali juara, serta Malaysia dan Vietnam, yang baru mengoleksi masing-masing satu gelar juara.

    Pada Piala AFF 2012, Singapura sempat kalah 0-1 oleh timnas Indonesia, tapi berhasil keluar sebagai juara di akhir turnamen.

    CHANNEL NEWS ASIA | ARIE FIRDAUS

    Berita Terpopuler Lainnya:
    Barcelona Parade Gelar Juara, Song-Pique Berantem 

    Mata Pemain Terbaik Chelsea Pilihan Penggemar
    Ada Penyusup di Perayaan Gelar Juara Chelsea
    AC Milan Bidik Alonso 
    Bale Raih Gelar Pemain Terbaik Versi Barclays



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.