Thomas Mueller Tak Ingin Jadi Pecundang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Thomas Mueller. AP Photo/Roberto Candia

    Thomas Mueller. AP Photo/Roberto Candia

    TEMPO.CO, Muenchen - Bayern Muenchen memang mempunyai rekor mengagumkan  sebagai klub sepakbola terbaik di Jerman. Sederet kemenangan di berbagai kompetisi domestik maupun Eropa yang telah dicapai The Bavarians, julukan untuk Bayern, membuktikan hal itu.

    Reputasi itulah yang kini dipertaruhkan Muenchen pada pertandingan final Liga Champions melawan rival senegaranya, Borussia Dortmund. Thomas Mueller, pemain gelandang Bayern menyatakan bahwa skuad The Bavarians, memastikan skuadnya punya ambisi besar malam nanti.

    “Secara keseluruhan, kami sangat percaya diri dan ambisius,” kata Mueller, seperti dikutip Sportlive, Selasa 21 Mei 2013. “Kami memiliki mental juara.”

    Gelar juara Bundesliga, masih menurut Mueller, tidaklah berarti apa-apa jika Muenchen dikalahkan Dortmund di final Liga Champions nanti. Apalagi Dortmund pernah membantai Muenchen 5-2 di kompetisi DFB-Pokal, Mei 2012 lalu.

    Mueller tidak ingin kejadian di final Liga Champions beberapa tahun lalu terulang. Pada 2012, Muenchen dikalahkan Chelsea di rumahnya sendiri, Allianz Arena, dalam babak adu penalti yang memenangkan The Blues dengan skor 4-3. Lalu pada final Liga Champions 2010 Muenchen dikalahkan Inter Milan  0-2 di rumahnya sendiri juga.

    “Aku tidak ingin kehilangan kesempatan menang di Liga Champions lagi,” kata Mueller. “Cukup dua kali kami kalah telak di kandang sendiri, aku tidak ingin jadi pecundang.”

    SPORT LIVE | REZA ADITYA RAMADHAN

    Topik Terhangat
    Kisruh Kartu Jakarta Sehat| Menkeu Baru| PKS Vs KPK| Vitalia Sesha |Ahmad Fathanah

    Berita Lainnya
    Wapres Barcelona: Mourinho Itu Momok bagi Spanyol
    Messi Menyiapkan Misi Barca di Musim Depan
    Gerrard Optimistis dengan Liverpool Musim Depan
    Villas-Boas Tarik Kembali Pemain Pinjamannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.