Robben Mengantarkan Bayern Juara Liga Champions

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Bayern Munchen, David Alaba bergembira dengan mengangkat medali Bundesliga setelah keluar menjadi juara di Musim 2012/2013 di Alianz Arena, Munich, Jerman. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    Pemain Bayern Munchen, David Alaba bergembira dengan mengangkat medali Bundesliga setelah keluar menjadi juara di Musim 2012/2013 di Alianz Arena, Munich, Jerman. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    TEMPO.CO, London-Gol terakhir pemain gelandang Bayern Muenchen pada menit ke-89 mengantarkan The Bavarians juara Liga Champions musim 2012-2013 ini.  Borussia Dortmund dikalahkan Bayern Muenchen di Wembley Stadium dengan skor 1-2.

    Di babak pertama, Dortmund terlihat bermain agresif, Robert Lewandowski memaksa penjaga gawang Bayern, Manuel Neuer harus menepis tendangan jarak jauh pemain Polandia itu. Pada menit ke-19 Neuer dibuat sibuk oleh Marco Reus ketika gelandang berbakat ini berhasil menghindari Philpp Lahm dan Dante.

    Bayern yang mencicipi kekalahan di final tahun 2010 dan 2012, akhirnya mulai mengancam di menit ke-27 dari sundulan Mario Mandzukic dari umpan silang Franck Ribery dan diselamatkan secara akrobatik oleh penjaga gawang Dortmund yang handal, Romam Weidenfeller.

    Weidenfeller kemudian harus berhadpan dengan Robben sebagai antisipasi pemain Belanda itu merobek pertahanan The Black Yellows.

    Kebuntuan itu akhirnya pecah ketika Ribery memberikan umpan ke Robben yang berada di sisi kiri gawang. Bola yang dikuasai Robben ditendang ke tengah gawang, di bibir gawang Mandzukic siap menerima umpan dari Robben dan menjebol pertahanan Dortmund. Bayern unggul 1-0 atas Dortmund.

    Selang delapan menit kemudian, Dante terlihat menendang bagian perut pemain gelandang Dortmund, Marco Reus di kotak pinalti. Wasit yang memimpin Nicola Rizzoli yang memimpin pertandingan memberikan hadiah pinalti kepada Dortmund.

    IIkay Gundogan, pemain gelandang Dortmund yang mengeksekusi tendangan pinalti ini, berhasil menyamakan kedudukan, sehingga pertandingan menjadi 1-1. Sisi Bayern kembali terlihat agresif mengobrak-ngabrik pertahanan The Black Yellows, julukan Dortmund.

    Dortmund terlihat bermain sangat terburu-buru, beberapa umpan pemain gelandangnya banyak yang meleset. Ini dimanfaatkan pemain depan Bayern untuk terus menyerang sisi anak asuhan Juergen Klopp itu.

    Tendangan Lewandowski ke arah gawang Neuer dari jarak jauh sia-sia setelah wasit meniupkan peluit akibat handball yang dilakukan pemain Polandia itu.

    Menjelang beberapa menit memasuki babak akhir, Robben berhasil menerobos lini belakang Dortmund. Penjaga gawang The Black Yellows, Weidenfeller, tak kuasa menahan bola tendangan kaki kiri pemain plontos itu yang tidak kencang melainkan berada di luar jangkauan pada sisi kiri gawang.

    Perpanjangan 3 menit waktu gagal dimanfaatkan oleh skuad The Black Yellows ini. Skor bertahan hingga wasit meniup peluit panjang. Dua gol yang dicetak pemain skuad The Bavarians ini berhasil mengantarkan Bayern menyabet gelar juara Liga Champions musim ini. Sedangkan anak asuhan Juergen Klopp harus puas dengan satu gol dari tendangan penalty yang dicetak oleh IIkay Gundogan. Borussia Dortmund VS Bayern Muenchen 1-2. Tampaknya, Bayern-Dusel, istilah yang populer pada tahun 1970 untuk Bayern Muenchen benar adanya.

    SKY SPORTS | REZA ADITYA RAMADHAN

    Berita Lainnya
    Duel Kunci Borussia Dortmund Vs Bayern Muenchen
    Perjalanan Dortmund Menuju Final Liga Champions  
    Perjalanan Bayern Muenchen ke Final Liga Champions  
    Benang Merah Dortmund 1997 dengan 2013  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.