Persebaya 1927 Bentengi Andik Vermansyah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andik Vermansyah. TEMPO/Prasetyo

    Andik Vermansyah. TEMPO/Prasetyo

    TEMPO.CO, Surabaya--Persebaya Surabaya 1927 berupaya mengamankan bintangya, Andik Vermansyah dari incara klub lain. Direktur Utama PT Persebaya Indonesia Cholid Goromah mengatakan, Andik merupakan aset berharga bagi klub yang kini berkompetisi di Liga Primer Indonesia tersebut.

    "Kalau Persebaya ingin maju, maka pemain-pemain binaan sendiri yang kini menjadi ikon Surabaya, seperti Andik dan Mat Halil, harus dipertahankan," kata Cholid, Senin, 27 Mei 2013.

    Kabar bakal hengkangnya Andik dari Persebaya 1927 merebak akhir pekan lalu. Dalam akun twitternya, Andik mengungkapkan keinginannya untuk pindah ke klub yang bisa menjamin masa depannya.

    Tersendatnya gaji di Persebaya membuat dirinya berfikir untuk berpaling ke klub lain. Andik pun tak membantah bahwa klub yang ingin menggaetnya itu adalah Persija Jakarta yang kini berlaga di kompetisi Liga Super Indonesia.

    Spekulasi kepindahan Andik dari Wisma Eri Irianto milik Persebaya 1927 sebenarnya bukan kali ini saja. Tahun lalu Andi juga dikait-kaitkan dengan Sriwijaya FC.

    Menurut Cholid, Persebaya 1927 akan mendapat keuntungan seandainya melepas maskot tim tersebut. Dana hasil penjualan pemain berpostur kecil itu, kata dia, bisa dipakai untuk membiayai klub. "Tapi apa jadinya Persebaya tanpa Andik," kata dia.

    Cholid menambahkan, dirinya tidak bermaksud menganakemaskan Andik. Tapi keberadaan Andik di Persebaya 1927 menjadi magnit bagi para penonton untuk datang ke stadion. "Justru kami ingin agar Persebaya menambah tiga pemain yang merupakan ikon Surabaya," kata Cholid.

    Tanpa mengecilkan arti Persija Jakarta, Cholid mengatakan bahwa kondisi finansial klub berjuluk Macan Kemayoran itu juga tidak lebih baik dari Persebaya 1927. Kata Cholid, saat ini hanya ada empat klub peserta Liga Super Indonesia yang sehat secara keuangan.

    Keempat klub itu adalah Persib Bandung, Persipura Jayapura, Mitra Kutai Kartanegara dan Persegres Gresik United. "Klub yang lain umumnya sama-sama terbelit finansial," kata Cholid.

    KUKUH S WIBOWO

    Terhangat:
    Darin Mumtazah & Luthfi
    | Kisruh Kartu Jakarta Sehat | Menkeu Baru | PKS Vs KPK | Vitalia Sesha

    Baca juga:
    Neymar Sudah Jadi Milik Barcelona

    Bayern Muenchen, Klub Yang Dibenci Orang Jerman 

    Bayern Munchen Pantas Juara Liga Champions 2012/13

    Puluhan Suporter Munchen vs. Dortmund Bentrok


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.