Zola: Ini Akan Menjadi Pertandingan Luar Biasa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gianfranco Zola. AP/Sang Tan

    Gianfranco Zola. AP/Sang Tan

    TEMPO.CO, London - Manajer Watford, Gianfranco Zola sudah menyiapkan bekal bagi anak asuhnya pada pertandingan final play-off melawan Crystal Palace, Senin 27 Mei 2013 di Wembley Stadium. Mantan pemain tim nasional Italia itu percaya The Hornets, julukan Watford, akan menunjukan performa terbaiknya di depan puluhan ribu penonton yang memenuhi Wembley Stadium nanti.

    “Itu akan menjadi hari yang luar biasa,” kata Zola, seperti dikutip situs resmi Watfordfc.com, Senin 27 Mei 2013. “Akan ada 34 ribu fans Watford yang menonton pertandingan ini, aku yakin suasana mendebarkan dan itu memacu semangat para pemain.”

    Zola berpesan kepada para anak asuhnya agar tidak berpikir tentang kemenangan, melainkan fokus kepada permainan. Menurut dia, kemenangan datang dengan sendirinya apabila mereka bermain bagus.

    Zola boleh dibilang cukup sukses mengasuh Watford. Sejak diasuh Zola pada Juli 2012, prestasi The Hornets terus meningkat, hingga bisa bertengger di peringkat ke-3 divisi Championship.

    “Aku tidak mengarapkan sesuatu yang lebih atau kurang,” kata Zola. “Yang penting para pemain fokus untuk membuat permainan menjadi lebih baik, biarkan mengalir tanpa ada tekanan harus menang.”

    Crystal Palace, menurut Zola, adalah tim yang bagus dan terbilang kuat. Dia meminta para pemain Watford mengalahkan lawan dari segi kualitas bermain.

    WATFORDFC | REZA ADITYA RAMADHAN

    Topik Terhangat
    Darin Mumtazah & Luthfi| Kisruh Kartu Jakarta Sehat |Menkeu Baru |PKS Vs KPK| Vitalia Sesha

    Berita Lainnya
    Bayern Juara Champions, Jerman ke Posisi Empat  
    Heynckes Juarai Liga Champions di Dua Tim Berbeda  
    Kronik Transfer Saga Neymar ke Barca
    Skuad Baru Persija Kaget Gaya Bermain di Indonesia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?