Jepang Bisa Jadi Tim Pertama di Piala Dunia 2014

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Keisuke Honda merayakan golnya ke gawang Kamerun. AP/Michael Sohn

    Keisuke Honda merayakan golnya ke gawang Kamerun. AP/Michael Sohn

    TEMPO.CO, Saitama - Jepang bisa menjadi negara pertama yang lolos ke Piala Dunia 2014. Syaratnya tidak berat-berat amat. Cukup bermain seri dengan Australia, di pertandingan ke tujuh Zona Asia Grup B, besok malam. Bahkan, mereka juga bisa melaju ke Brasil walaupun kalah, asal Irak gagal meraih angka penuh di Oman.

    Dengan Shinji Kagawa dan Keisuke Honda sebagai tulang punggung, Jepang memenangkan tiga partai kandang mereka, mencetak 10 gol, dan menatap penampilan kelima kali berturut-turut di Piala Dunia. Sebaliknya, dengan tiga pertandingan tersisa, Australia baru mengumpulkan 6 poin sehingga wajib menang di pertandingan yang berlangsung di Saitama tersebut. Hanya dua negara yang memperoleh tiket langsung ke Brasil. Sedangkan peringkat ketiga harus menjalani play-off antar benua.

    "Kami harus bersiap melawan tim yang menghadapi situasi terjepit," ujar Alberto Zaccheroni, pelatih Jepang, kemarin. Mantan pembesut AC Milan itu meminta anak asuhnya tidak lengah. "'Hampir lolos' tidak sama dengan 'lolos'."

    Pasukan Samurai Biru mendapat amunisi tambahan dengan kesembuhan Honda. Gelandang 26 tahun ini cedera paha selama beberapa bulan dan absen saat negaranya takluk dari Yordania, Maret lalu. Jepang juga keok dari tamu mereka, Bulgaria, di pertandingan persahabatan, Jumat lalu.

    Sabtu lalu, dia bermain 67 menit saat klubnya, CSKA Moskow, menaklukkan Anzhi Makhachkala di final Piala Rusia. "Rasa sakit tidak terasa lagi," kata Honda.

    Menghadapi situasi kritis, Australia memanggil dua pemain veteran: Lucas Neill dan Tim Cahill. "Ini tantangan yang menarik," kata Cahill, 33 tahun. Pelatih Holger Osieck membutuhkan keunggulan udara mantan bintang Everton itu. Jepang memiliki rata-rata tinggi badan di bawah tim Australia.

    Pemain lain yang bisa menebar ancaman di udara adalah Josh Kennedy. "Kami dapat memanfaatkan sepak pojok dan tendangan bebas," kata penyerang bertubuh 1,94 meter yang memperkuat Nagoya Grampus di Liga Jepang ini.


    REUTERS | FANATIX | THE AUSTRALIAN | REZA MAULANA


    Topik Terhangat:
    Penembakan Tito Kei |
    Tarif Baru KRL | Kisruh Kartu Jakarta Sehat | PKS Vs KPK | Ahmad Fathanah

    Berita Terpopuler:
    Tito Kei Tewas, John Kei Sedih tapi Tak Menangis 

    Pendukung John Kei Sempat 'Serbu' Rutan Salemba 

    Wakil Menteri Pendidikan Wiendu Diduga Korupsi 

    9 Skenario Kiamat Versi Ilmuwan

    Begini Perubahan Lalu Lintas di Tanah Abang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.