Gennaro Gattuso Menuju Kursi Pelatih Palermo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gennaro Gattuso. AP/Lapresse, Jonathan Moscrop

    Gennaro Gattuso. AP/Lapresse, Jonathan Moscrop

    TEMPO.CO, Sisilia - Gennaro "Rhino" Gattuso akhirnya kembali ke Italia. Setelah dipecat dari kursi pelatih cum pemain FC Sion, Swiss, Gattuso makin dekat dengan kursi pelatih Palermo.

    Harian olahraga Italia, Gazzetta dello Sport, telah mengonfirmasi kalau Presiden Palermo Maurizio Zamparini meminta Gattuso untuk memimpin klub asal Pulau Sisilia tersebut berjuang keluar dari Serie-B musim depan. Gattuso sudah ditawari kontrak untuk melatih Palermo selama setahun.

    "Saya tidak bisa mengatakan apa-apa sekarang," kata mantan pemain AC Milan tersebut seperti dikutip Football Italia, Senin, 3 Juni 2013. "Saya akan bertemu dengan Presiden (Zamparini) dan kemudian keputusan akan dibuat."  

    Selain ditawari kontrak satu tahu Gattuso kabarnya mendapat opsi perpanjangan kontrak setahun senilai 400.000 euro (Rp 5 miliar). "Bagaiamanapun, saya tahu ada antusiasme yang besar di Palermo dan itulah mengapa saya ingin bergabung dengan mereka," tambah pria berusia 35 tahun itu.

    Gennaro Gattuso meninggalkan AC Milan pada akhir musim panas lalu. Setelah 13 tahun membela Diavolo Rosso, Gattuso kemudian memutuskan hijrah ke FC Sion untuk menjadi pemain sekaligus pelatih dalam jangka pendek. Dalam 10 pertandingan, Gattuso membawa FC Sion memenangi dua laga, empat kali imbang, dan empat kali kalah.

    FOOTBALL ITALIA | KHAIRUL ANAM

    Baca juga:
    Jacksen Tiago, Suasana Saling Menghargai di Timnas

    Situs EPL Keceplosan Soal Mou Kembali ke Chelsea

    Imbang dengan Brazil, Inggris Punya Joe Hart

    Mepet, Ini Strategi Jacksen Hadapi Tim Belanda

    Perez: Mourinho Pasti ke Chelsea


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.