MU Siapkan Rp 375 M Buat Gaet Strootman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kevin Strootman. mirror.co.uk

    Kevin Strootman. mirror.co.uk

    TEMPO.CO, Manchester - Pelatih anyar Manchester United, David Moyes, sudah mempunyai daftar pemain yang ingin direkrutnya di jendela transfer musim panas ini. Salah satu pemain incaran bekas manajer Everton itu adalah gelandang multi fungsi milik PSV Eindhoven, Kevin Strootman.

    Menurut laporan Daily Mail seperti yang dikutip dari Sports Mole, Rabu, 5 Juni 2013, Moyes ingin sekali mendapatkan tanda tangan Strootman. Agar hal ini terealisasi, Moyes meminta MU untuk menyiapkan dana Rp 375 miliar guna melabuhkan pemain tim nasional Belanda itu di Old Trafford.

    Moyes mengincar Strootman untuk menggantikan peran dari Paul Scholes, yang belum lama ini memutuskan gantung sepatu dari dunia sepak bola. Moyes menilai, gaya bermain pemuda 23 tahun itu mirip dengan Scholes. Ia bisa mengatur tempo, memberi umpan manis, dan mencetak gol.

    Tak hanya itu, Strootman juga bisa dimainkan di berbagai posisi, seperti gelandang bertahan dan menyerang. Dengan kelebihannya itu, Strootman bisa mengambil alih tugas Michael Carrick yang di sepanjang musim lalu sebagai pemain jangkar. Padahal, Carrick adalah pemain bertipe menyerang.

    Selain Strootman, Moyes juga mengincar bekas anak asuhnya di Everton, Leighton Baines dan Maroune Fellaini. Untuk melabuhkan dua pemain itu, MU dikabarkan bakal merogoh kocek sampai Rp 593 miliar. Namun, kata Fellaini, Moyes belum pernah memintanya secara langsung untuk bergabung ke MU.

    SPORTS MOLE | SINGGIH SOARES

    Topik terhangat:

    Penembakan Tito Kei
    | Tarif Baru KRL | PKS Vs KPK | Ahmad Fathanah

    Baca Juga:
    Perez Ingin Real Madrid Meraih Banyak Kemenangan

    Torres: Untuk Saat Ini Aku Fokus Untuk Spanyol

    Heynckes Ingin Nikmati Hari Tua dengan Sang Istri


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.