Latihan Perdana, Timnas Belanda Datang Lebih Cepat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para penggemar menyambut pemain timnas Belanda yang tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, (5/6). Timnas Belanda akan menghadapi timnas Indonesia pada 7 Juni di Gelora Bung karno. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Para penggemar menyambut pemain timnas Belanda yang tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, (5/6). Timnas Belanda akan menghadapi timnas Indonesia pada 7 Juni di Gelora Bung karno. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta-Tim nasional Belanda datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno lebih cepat 15 menit dari yang dijadwalkan. Pasukan Louis van Gaal ini seharusnya tiba di lapangan pada jam 19.00. WIB

    Timnas Belanda datang ke SUGBK untuk melakukan sesi latihan pertama sekaligus menjajal kualitas lapangan. Seperti yang diberitakan sebelumnya, perwakilan dari De Oranje kurang puas dengan kualitas lapangan yang dinilai terlalu kering. (Baca: Louis van Gaal Kaget Jakarta Banyak Sepeda Motor)

    Kedatangan para pemain timnas Belanda itu sendiri disambut gembira oleh sejumlah suporter yang sudah menunggu mereka di sekitar SUGBK. Mereka mengelu-elukan nama Robin van Persie, Wesley Sneijder, Dirk Kuyt, dan Arjen Robben. (Baca: Cara Van Persie Hilangkan Jenuh di Shangri La)

    Hanya selang beberapa menit setelah masuk ke stadion di area pintu merah, para pemain timnas Belanda terlihat berada di pinggir lapangan. Setelah itu, mereka melakukan peregangan yang dilanjutkan dengan berlari mengelilingi lapangan sebanyak tiga putaran. (Baca: Tiba di Indonesia, Heitinga: Sebuah Momen Khusus)

    Jumat nanti, 7 Juni 2013, timnas Belanda akan menghadapi pasukan Merah-Putih dalam laga persahabatan. Laga ujicoba ini bakal menjadi pertemuan pertama kedua tim, sekaligus ajang reuni buat Van Persie dan Robben dengan Raphael Maitimo dan Sergio van Dijk, dua pemain naturalisasi Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.