Dilarang Cetak Nama Cantona, Fans MU Kecewa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan pemain Manchester United yang merupakan seorang legenda pesepakbola terkenal dengan tendangan kungfunya dan kerah baju yang dinaikan, Eric cantona. Karikatur ini dibuat oleh seniman  Dan Leydon. telegraph.co.uk

    Mantan pemain Manchester United yang merupakan seorang legenda pesepakbola terkenal dengan tendangan kungfunya dan kerah baju yang dinaikan, Eric cantona. Karikatur ini dibuat oleh seniman Dan Leydon. telegraph.co.uk

    TEMPO.CO, Manchester - Manchester United telah merilis kaus kandang baru untuk mengarungi musim 2013/2014. Desain kotak-kotak merah-hitam telah hilang, namun warna merah tetap mendominasi ditambah kerah berwarna hitam dan abu-abu. Para penggemar MU langsung berbondong-bondong menyerbu kostum baru MU ke Megastore di Old Trafford, namun ada kekecewaan yang dialami beberapa suporter.

    Kerah menjadi hal unik di kostum baru The Red Devils. Model kaus berkerah terinspirasi oleh gaya yang digunakan salah satu pemain terbesar MU, Eric Cantona. Adanya kancing yang tertanam di dalam kerah memungkinkan pemain atau orang yang memilikinya bisa membuat kerah kaus berdiri. Hal tersebut adalah gaya Cantona ketika beraksi di atas lapangan.

    Desain tersebut tentu menimbulakn nostalgia bagi sebagian besar penggemar MU. Banyak fans yang memesan kaus tersebut dengan nama punggung Cantona, berserta nomor 7. Namun, keinginan tersebut tak bisa dipenuhi oleh pihak MU. Juara Liga Primer Inggris 2012/2013 itu melarang pembeli mencetak nama punggung Cantona, karena klub tidak memiliki hak untuk mencetak nama pria asal Prancis itu.

    “Situs resmi klub dan fans telah mengatakan itu adalah gaya Cantona. Saya pikir akan sangat cocok jika mencantumkan nama dan nomor punggung Eric,” kata seorang fans MU Hannah McDonough seperti dilansir Daily Mail, Selasa, 11 Juni 2013. “Klub tidak boleh mencetak namanya, karena mereka harus membayar royalty kepada Cantona. Dia memiliki hak cipta sendiri.”

    Bukan hanya Cantona, nama David Beckham dan Cristiano Ronaldo juga tidak boleh dicetak. Pasalnya, klub memiliki hak cipta sendiri. Para penggemar tampaknya harus mengganti nama menjadi nama pemain idola mereka. “Hal ini membuat frustasi karena banyak pendukung merasa bernostalgia dan tradisi memiliki nama-nama pemain bintang masa lalu di kaus mereka,” ujar seorang penggemar MU lainnya.

    DAILY MAIL | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Mourinho: Saya Senang Wenger Masih di Arsenal
    Van Gaal: Indonesia Tim Kompak
    Manchester United Tertarik Rekrut 'Makelele Baru'
    Derby Bandung, Persib tanpa Hilton dan Firman
    Ban Kapten Timnas Belanda Dicopot, Sneijder Kecewa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?