Mourinho: Performa Torres Biasa-biasa Saja

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Chelsea Fernando Torres. REUTERS/Suzanne Plunkett

    Pesepakbola Chelsea Fernando Torres. REUTERS/Suzanne Plunkett

    TEMPO.CO, London - Manajer Chelsea, Jose Mourinho, mengeluarkan pernyataan yang bisa membuat telinga Fernando Torres ‘panas’. Juru taktik berpaspor Portugal ini menilai, performa Torres selama 2,5 tahun membela The Blues jauh dari memuaskan.

    “Sejauh ini, Torres biasa-biasa saja,” kata mantan pelatih FC Porto, Inter Milan, dan Real Madrid itu kepada Mirror, Ahad, 16 Juni 2013. “Seseorang berharap lebih dari potensinya, karena apa yang telah dia lakukan sebelumnya.”

    Mourinho pun menganggap komentarnya tersebut adalah hal yang lumrah. Karena, ada juga beberapa orang yang pernah mengeluarkan komentar seperti dirinya. “Tapi ini tak seburuk seperti yang orang-orang coba katakan,” ucap Mourinho.

    Performa Torres memang jauh dari memuaskan sejak diboyong dari Liverpool dengan tebusan Rp 556 miliar pada Januari 2011 lalu. Pemain depan yang dijuluki El Nino itu hanya mampu mengemas 34 gol dari 131 penampilannya.

    Padahal, ketika masih berada di bawah panji Liverpool, Torres menjadi momok yang menakutkan bagi para pemain bertahan. Jebolan akademi Atletico Madrid itu bisa membukukan 81 gol dalam 142 pertandingan di semua kompetisi.

    Menurut Mourinho, sejumlah pemain top juga pernah mengalami masa-masa seperti Torres. Jadi, ini adalah hal yang wajar. “Ini bukan kesalahan. Ini hanya konsekuensi dari sepak bola dan beberapa alasan lainnya,” ujar Mourinho.

    GOAL | SPORTS MOLE | SINGGIH SOARES

    Baca Juga:
    Legenda Spurs Sarankan Bale Pilih Klub Manchester 

    Hadapi Meksiko, Italia Andalkan Balotelli

    Rafael: Manchester United Harus Juara Piala FA  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.