Del Bosque: Suhu Udara Brasil Menyulitkan Kami

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vicente del Bosque. REUTERS/Juan Medina

    Vicente del Bosque. REUTERS/Juan Medina

    TEMPO.CO, Recife - Pelatih Spanyol Vicente Del Bosque mengakui anak asuhnya sangat kelelahan saat menghadapi Uruguay, di babak grup Piala Konfederasi 2013, Senin, 17 Juni 2013, pagi tadi. Meskipun berhasil menang dengan skor 2-1, Spanyol tampak kesulitan menghadapi perlawanan Uruguay di penghujung laga sehingga juara Copa America 2011 itu berhasil mencuri satu gol dari kaki Luiz Suarez.

    "Kami benar-benar lelah menjelang akhir pertandingan. Ketika Anda bermain dalam suhu seperti ini, itu normal dengan apa yang terjadi," kata Del Bosque kepada Guardian, Senin, 17 Juni 2013. "Kami memainkan babak pertama dengan sangat baik dan saya pikir kami juga bermain sangat baik di babak kedua tapi kami menderita sedikit di akhir."

    Suhu udara di Kota Recife bisa mencapai 29 derajat Celsius. Pada pertandingan lalu, Spanyol memegang kendali permainan yang disaksikan oleh 41.705 pasang mata di Stadion Itaipava Arena Pernambuco tersebut, dengan perbandingan ball posession mencapai 75:25 persen. Jumlah tembakan yang dilepas Spanyol juga jauh lebih banyak dari Uruguay. Skuad Matador menembak 17 kali ke gawang Uruguay, sedangkan Uruguay hanya mampu membalas dengan 4 tembakan.

    Babak pertama menjadi milik Spanyol yang mampu melepas 7 tembakan. Hasilnya, dari tujuh usaha Spanyol itu, 2 menjadi gol, hanya dalam rentang 12 menit, yaitu di menit ke-20 lewat sepakan Pedro dan menit ke-32 dari Roberto Soldado.

    Uruguay hanya mampu mengimbangi dominasi Spanyol lewat sundulan Edinson Cavani memanfaatkan assist Luis Suarez namun masih bisa diselamatkan Iker Cassilas. Skor tetap bertahan 2-0 untuk Spanyol sampai jeda babak pertama.

    Dominasi Spanyol berlanjut di babak kedua ketika mereka sampai menit ke-64 melepas 6 tembakan ke gawang Fernando Muslera. Namun Uruguay akhirnya mendapat momentum dari kelelahan Spanyol yang belum bisa beradaptasi dengan cuaca Amerika Latin.

    Hanya dalam rentang dua menit, di menit 74-75, Uruguay mampu melepas dua kali tembakan. Gol yang ditunggu-tunggu itu akhirnya muncul setelah Luis Suarez menjebol gawang Iker Cassilas lewat tendangan bebas pada menit ke-88.  

    "Kami tidak bisa bersantai sejenak bahkan ketika kami sudah unggul 2-0," kata Soldado setelah laga. "Mereka terus maju dan kami menderita di tahap akhir dan itu memalukan kami tidak mampu mengelola untuk mengambil beberapa peluang kami. Kami sangat senang karena kami mampu mengalahkan lawan yang sangat tangguh."

    Kemenangan Spanyol atas Uruguay tersebut semakin memperpanjang rekor tak terkalahkan tim Matador. Spanyol kini memegang rekor 23 kali penampilan tanpa kalah.

    Dengan raihan tiga poin dari Uruguay tersebut, Spanyol kini memimpin klasemen grup B. "Mereka (para pemain) meraih tiga poin penting dan menempatkan kami dalam posisi yang sangat baik untuk lolos ke semi-final," tambah Del Bosque.

    Selanjutnya Spanyol akan menghadapi juara Oceania, Tahit, pada Kamis, 20 Juni 2013 mendatang. Sementara itu Uruguay akan bersua juara Afrika Nigeria, dan berharap menjaga asanya lolos ke semifinal. 

    GUARDIAN | KHAIRUL ANAM

    Baca juga:
    Bologna Incar Pemain Muda Indonesia

    Mourinho: Performa Torres Biasa-biasa Saja
    Italia Vs Meksiko, Laga ke-100 Pirlo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto