Dortmund Tidak Mau Jual Lewandowski

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Robert Lewandowski. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    Robert Lewandowski. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    TEMPO.CO, Dortmund - Pupus sudah ambisi Bayern Muenchen, Manchester United, dan Chelsea, yang ingin mendapatkan tanda tangan Robert Lewandowski. Borussia Dortmund tidak akan menjual Lewandowski di jendela transfer musim panas ini.

    “Lewandowski akan bermain untuk Dortmund pada musim depan,” ujar Manajer Umum Dortmund, Hans-Joachim Watzke kepada surat kabar Jerman, Suddeutsche Zeitung, seperti dikutip dari Independent, Senin, 17 Juni 2013.

    Dortmund ogah menjual Lewandowski karena masih membutuhkan tenaga penyerang asal Polandia itu, guna meraih gelar juara di musim depan. “Kami perlu mengamankannya untuk menjalankan rencana di musim depan,” ujar Hans-Joachim.

    Performa apik Lewandowski di musim lalu membuat Bayern, MU, dan Chelsea, jatuh cinta. Pemain yang nyaris bergabung ke Genoa dan Blackburn Rovers itu sukses menjaringkan 36 dari 48 penampilan di semua kompetisi.

    Demi mendapatkan jasa Lewandowski, Bayern, MU, dan Chelsea, telah menyiapkan dana yang berlimpah. Bayern bersedia mengeluarkan uang sebesar 30 juta euro atau setara dengan Rp 395 miliar buat Lewandowski.

    Tak hanya sampai di situ. Biar proses transfer semakin berjalan mulus, Bayern akan memberikan upah yang besar buat Lewandowski. Bayern berani menggaji pemain depan 24 tahun itu sebesar Rp, 2,3 miliar per pekan.

    Sementara MU juga sudah menyiapkan dana yang jumlah tidak berbeda jauh dengan Bayern, yakni sekitar 25 juta pound sterling atau sebesar Rp 388 miliar. Adapun Chelsea juga akan merogoh kocek sekitar Rp 388 miliar.

    INDEPENDENT | SINGGIH SOARES

    Baca Juga:
    Pirlinho, Julukan Baru Pirlo 

    Joko Driyono Jabat Sekretaris Jenderal PSSI 

    Bob Hippy: Ketua Umum PSSI Salah Sejak Awal  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.