Radja Nainggolan Kram Saat Konferensi Pers

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Radja Nainggolan. AP/Daniela Santoni

    Radja Nainggolan. AP/Daniela Santoni

    TEMPO.CO, Jakarta--Pemain liga Italia Serie-A, Radja Nainggolan, mengalami kram saat menjalani konferensi pers seusai pertandingan melawan tim nasional U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu, 19 Juni 2013. Kram itu ia alami lantaran tidak dalam kondisi fisik prima dan memaksakan diri bermain 90 menit. Konferensi pers pun sempat terhenti beberapa saat sebelum ia mendapat penanganan dari fisioterapis Matias Ibo.

    "Kondisi fisik saya tidak bagus," kata Radja memberi penjelasan. "Selama empat pekan saya tidak melakukan apa-apa." Radja sedang menjalani masa istirahat pasca musim kompetisi Liga Italia Serie-A.

    Hari ini Radja memperkuat tim Jakarta All Star, yang sebagian besar diperkuat pemain-pemain senior Indonesia seperti Kurniawan Dwi Julianto, Rochi Putiray, dan Budi Sudarsono. Mereka melakoni laga persahabatan melawan tim nasional U-23. Bagi timnas, ini adalah salah satu sarana seleksi pemain menjelang SEA Games 2013.

    Pelatih tim Jakarta All Star, Danurwindo, mengatakan dirinya sudah melihat tanda-tanda fisik tak prima saat Radja bertanding. "Saya sudah menawarkan kepada Radja apakah ia mau berhenti bermain," kata Danurwindo. "Tapi dia menjawab, "Saya ingin menghormati sepak bola Indonesia, jadi seharusnya saya bermain penuh"."

    Menurut Danurwindo, Radja juga masih belum sepenuhnya mengatasi jetlag. "Dia bilang penampilan dia hanya 60-70 persen," kata Danurwindo.

    Namun, Radja mengaku tak kapok datang ke Indonesia. "Saya pasti akan datang lagi ke sini," ujarnya. Pemain Cagliari yang lahir di Antwerpen, Belgia, 4 Mei 1988, ini mengatakan dirinya sangat menikmati bisa bermain di Indonesia.

    Tim Jakarta All Star memenangkan pertandingan hari ini dengan skor 1-0. Satu-satunya gol dicetak oleh Radja di akhir babak pertama melalui tendangan kerasnya yang akurat dari luar kotak penalti.

    GADI MAKITAN

    Terhangat:
    EDSUS HUT Jakarta
    | Kenaikan Harga BBM | Rusuh KJRI Jeddah



    Baca juga:
    Ini Masukan Radja Nainggolan untuk Timnas U-23

    Pique: Barcelona Harus Pertahankan Thiago
    Prandelli: Balotelli Bakal Bersinar Bersama Italia

    De Rossi Minta Italia Waspadai Kagawa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.