Inggris Berjanji Tekan Klub Turunkan Harga Tiket

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pendukung Manchester United membentangkan spanduk bergambar 19 piala Liga Primer Inggris, saat pertandingan melawan Blackpool di stadion Old Trafford, Manchester, Inggrs (22/5). AP/Jon Super

    Pendukung Manchester United membentangkan spanduk bergambar 19 piala Liga Primer Inggris, saat pertandingan melawan Blackpool di stadion Old Trafford, Manchester, Inggrs (22/5). AP/Jon Super

    TEMPO.CO, London - Liga Primer Inggris berjanji akan mengakomodasi aspirasi Federasi Suporter Inggris (FSF) soal melonjaknya harga tiket musiman dan tandang di Liga. Liga mengeluarkan pernyataan resmi bahwa mereka telah berbicara secara positif dengan perwakilan Federasi dan akan menindaklanjuti protes para suporter.

    "Liga Primer Inggris hari ini telah bertemu dengan sekelompok suporter yang mengambil bagian dalam demonstrasi di luar kantor kami," bunyi pernyataan Liga seperti dikutip Daily Mail, Rabu, 19 Juni 2013. "Ini adalah pertemuan yang positif di mana kami mendengarkan kelompok dan menjawab pertanyaan mereka."

    Pada pertemuan antara Liga dengan FSF tersebut, Liga menjelaskan bahwa mereka tetap berkomitmen untuk menjaga animo suporter tetap tinggi datang ke stadion. Liga juga menegaskan mereka terus berupaya mendorong kehadiran pendukung yang berbasis lokal.

    "Sementara itu untuk masing-masing klub yang telah menetapkan harga tiket mereka, kami sepakat dengan kelompok suporter kami akan mendorong penurunan harga tiket di klub-klub kami untuk membuat Liga Primer Inggris tersedia buat berbagai pendukung, "tambah Liga dalam pernyataan resminya. "Kami mengakui komitmen penggemar menghadiri pertandingan dan berharap untuk lebih lanjut membahas masalah yang diajukan oleh FSF ini."

    Oktober tahun lalu, BBC menerbitkan hasil survei yang mengklaim harga tiket dalam empat divisi teratas Liga Inggris telah meningkat 11,7 persen hanya dalam dua belas bulan. Peningkatan itu lima kali lebih tinggi daripada inflasi di Inggris.

    Januari lalu, suporter Manchester City memprotes kebijakan Arsenal yang mematok harga 62 poundsterling  atau sekitar Rp 950 ribu untuk suporter tandang. Kasus tersebut memicu FSF mengatur serangkaian pertemuan di seluruh negeri mengkonsolidasikan semua suporter yang sebelumnya selalu sengit untuk bersatu melawan praktik sepak bola modern di Inggris. Mereka menentang penaikan harga tiket dan pengubahan jadwal pertandingan sesuai selera tv pemegang hak siar.

    DAILY MAIL | KHAIRUL ANAM

    Baca juga:
    Ini Masukan Radja Nainggolan untuk Timnas U-23

    Kalahkan Persegres, Sriwijaya Geser Persib

    Mourinho Senang Laga Pertama Dimainkan di Stamford


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.