Brasil Lawan Italia, Silva: Laga yang Menyulitkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Paris St Germain Thiago Silva dan Salvatore Sirigu merayakan keberhasilan tim mereka menyingkirkan Valencia dalam 16 besar Liga Champions di Satdion Parc des Princes, Paris, (7/3).  Pertandingan berakhir 1-1, dan PSG menang agregat 3-2.  REUTERS/Pascal Rossignol

    Pemain Paris St Germain Thiago Silva dan Salvatore Sirigu merayakan keberhasilan tim mereka menyingkirkan Valencia dalam 16 besar Liga Champions di Satdion Parc des Princes, Paris, (7/3). Pertandingan berakhir 1-1, dan PSG menang agregat 3-2. REUTERS/Pascal Rossignol

    TEMPO.CO, Salvador - Brasil akan menghadapi Italia pada laga terakhir Piala Konfederasi 2013 di Itaipava Arena Fonte Nova, Ahad, 23 Juni 2013. Bek tim nasional Brasil, Thiago Silva, mengatakan Italia bakal merepotkan negaranya.

    “Ini akan menjadi pertandingan yang begitu menyulitkan,” ujar pemain bertahan Paris Saint-Germain itu, Kamis, 20 Juni 2013. Silva berpendapat seperti itu karena Gli Azzurri memiliki pemain-pemain yang berkualitas.

    Sebut saja Andrea Pirlo, gelandang Juventus; dan Mario Balotelli, penyerang AC Milan. “Mereka mempunyai Pirlo yang merupakan salah satu pemain terbaik di dunia,” tutur Silva. “Sementara itu ada Balotelli di lini depan.”

    Pirlo memang merupakan salah satu pemain top yang dimiliki Italia. Pemain yang punya julukan metronom itu begitu pandai dalam mengatur ritme permainan dan melepaskan umpan. Tak hanya itu, ia jago bikin gol.

    Sementara Balotelli adalah penyerang masa depan Italia. Meski kerap membuat masalah baik di dalam maupun luar lapangan, pemuda keturunan Ghana itu selalu menjadi andalan Cesare Prandelli untuk merobek jala lawan.

    Saat ini, Brasil kokoh di puncak klasemen sementara dengan nilai 6. Neymar dkk unggul dalam jumlah gol atas Italia, yang punya perolehan poin serupa. Jadi, laga nanti akan menentukan siapa yang layak menyandang status juara grup.

    Silva juga mengungkapkan kerinduannya terhadap atmosfer sepak bola Italia. Sebelum bergabung dengan PSG pada musim panas lalu, Silva pernah bermain di Italia selama tiga musim dengan memperkuat Milan.

    “Saya rindu Italia seperti saya rindu Milan,” ucap jebolan akademi RS Futebol itu. Meski begitu, Silva belum mau meninggalkan PSG. “Awalnya, saya mengalami beberapa kesulitan di Paris. Tapi, saya sudah nyaman.”

    FOOTBALL ITALIA | SINGGIH SOARES

    Topik Terhangat
    HUT Jakarta |Ribut Kabut Asap |Forum Pemred |Koalisi dan PKS |Demo BBM

    Baca Juga:
    Inggris Berjanji Tekan Klub Turunkan Harga Tiket 

    Sagna Yakin Arsenal Juarai Liga Inggris 

    Shakhtar Tunggu Tawaran Liverpool untuk Mkhitaryan  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.