Luis Alberto Tinggal Jalani Tes Medis di Liverpool

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stanley Park

    Stanley Park

    TEMPO.CO, Liverpool - Luis Alberto dalam hitungan hari akan resmi menjadi pemain Liverpool. Penyerang muda Sevilla itu tinggal melalui tes medis di Liverpool setelah klub asal Andalusia tersebut menerima tawaran Liverpool senilai 6,8 juta poundsterling (Rp 104,7 miliar).

    Luis, 20 tahun, yang akan menandatangni kontrak empat tahun bersama Liverpool itu, musim lalu sempat dipinjamkan ke Barceona B. Barcelona tidak mengambil opsi untuk mempermanenkan Luis Alberto di akhir masa peminjamannya.

    Sevilla sebenarnya mengharapkan Luis Alberto bertahan di Andalusia musim depan, namun kas klub yang mulai mengering memaksa mereka melepas sang penyerang. Luis akan menjadi penyerang baru kedua Liverpool jika lolos tes medis pada Jumat, 21 Juni 2013, seperti dilaporkan Daily Mail.

    The Reds sudah mendapatkan penyerang muda lain, yang juga berkebangsaan Spanyol, Iago Aspas dari Celta Vigo, pekan lalu. Perekurtan Luis Alberto makin mengindikasikan betapa Liverpool telah bersiap untuk kehilangan Luis Suarez yang berkali-kali minta keluar dari Anfield musim panas ini.

    Kabar kesepakatan transfer Luis Alberto menyebar tak lama setelah Direktur Olahraga Sevilla Monchi mengklaim telah menolak tawaran Liverpool untuk Alberto. Sevilla mengatakan tawaran Liverpool terlalu rendah.

    Musim lalu Luis Alberto bermain 38 kali untuk Barcelona B dan mencetak 11 gol. Dia mencetak 25 gol dari 77 penampilan untuk Sevilla B antara 2009-2012, dan telah memainkan 7 pertandingan di La Liga bersama Sevilla senior.

    DAILY MAIL | KHAIRUL ANAM

    Baca juga:
    De Gea Bujuk Thiago Alcantara ke MU
    Barcelona Minta Neymar Naikkan Berat Badan
    De Boer Takjub dengan Perfoma Bayern
    Heat Berhasil 'Back to Back' untuk Cincin NBA ke-3


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.