Begini Strategi Persib Redam Persija

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Persib Bandung saat melawan Sriwijaya FC pada Kompetisi Liga Super Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.  (15/6).  TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Tim Persib Bandung saat melawan Sriwijaya FC pada Kompetisi Liga Super Indonesia di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (15/6). TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, Jakarta- Persib Bandung optimistis strategi zona markingatau penjagaan wilayah yang menjadi andalannya akan dapat meredam kecepatan pergerakan pemain Persija Jakarta pada laga lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia di Stadion Utama, Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu ini. Hal ini ditegaskan Pelatih Persib Bandung, Jajang Nurjaman, Jumat 21 Juni 2013.

    Menurut Jajang. para pemain Persija dalam beberapa pertandingan terakhir tampil dengan pergerakan lebih cepat ketimbang pada putaran pertama kompetisi. Apalagi, kata Jajang, Persija saat ini ditangani oleh pelatih kawakan, Benny Dollo. Menurut Jajang, sejak ditangani Benny, permainan kolektif Persija juga menjadi jauh lebih baik.

    Jajang juga mengakui bahwa penyerang baru Persija, Emmanuel Pacho Kenmogne, sebagai ancaman serius bagi gawang Persib. ”Dia kuat dan menunjukkan penampilan cemerlang di Persija. Baru bergabung dalam putaran kedua ini, dia sudah berhasil mencetak lima gol,” papar Jajang.

    Sekalipun berbahaya, Jajang menyatakan tidak akan melakukan penjagaan khusus terhadap Pacho. ”Kami jarang melakukan penjagaan khusus, sekalipun pemain itu berbahaya,” kata Jajang. Menurut dia, timnya akan tetap menerapkan strategi zona marking.

    Persib saat ini berada di peringkat keempat klasmen sementara Liga Super Indonesia dengan perolehan poin 47. Pada laga terakhir melawan Sriwijaya FC, Persib menang besar 4-0. Sedangkan saat melawan Pelita Bandung Raya mereka menang tipis 4-3. Dalam tiga laga terakhir, Persib baru satu kali mengalami kekalahan, yaitu saat mereka takluk dari Gresik United 2-1.

    Di pihak lain, pelatih Persija, Benny Dollo, mengatakan kondisi timnya dalam keadaan baik. ”Semua siap,” katanya tegas. Ia menyatakan apa yang sudah dipersiapkan selama tiga hari ini segalanya berjalan sebagaimana mestinya.

    Menurut Benny, pemainnya sudah mengenal karakter beberapa pemain Persib. Sekalipun begitu, Benny telah meminta para pemainnya tidak boleh lengah. Sebab, sedikit saja kesalahan bisa berakibat pada kekalahan, ujarnya.

    Ia juga menegaskan pemainnya tidak akan menerapkan penjagaan khusus. Benny tetap mewaspadai striker Persib, Sergio van Dijk. ”Dia berbahaya karena tenang dan mematikan kiper bukan melalui bola-bola keras, tapi melalui penempatan bola,” ujarnya. “Kami juga sudah berlatih untuk mengantisipasi bola-bola atasnya karena dia (Van Dijk) kuat sekali memberikan wall pass.”

    Menurut Benny, dari segi kemampuan, Pacho sebenarnya lebih matang daripada van Dijk. Tapi kondisi Pacho belum 100 persen, kata dia.

    Benny agak kecewa dengan pertandingan yang dipastikan tanpa penonton besok. Agak sulit bagi kami bermain tanpa penonton karena kami butuh dukungan mereka, ujarnya.

    Jajang juga merasakan hal yang sama soal ketiadaan penonton. Pasti akan terasa hambar, ujarnya. ”Tapi hal ini tidak boleh mempengaruhi kami. Kepolisian hanya menginzinkan Persija tampil tanpa penonton pada akhir pekan.

    Persija saat ini berada di posisi ke-10 klasmen sementara dengan perolehan poin 29. Persija berhasil naik peringkat dari posisi 12 sebelumnya. Pada laga terakhir pekan lalu, Persija ditahan imbang Persela Lamongan. Sedangkan saat melawan Persepam Madura United, Persija meraih poin penuh dengan menang tipis 1-0.

    GADI MAKITAN


    Terhangat:


    Evaluasi Jokowi | Kenaikan Harga BBM | Rusuh KJRI Jeddah

    Berita lainnya:
    Italia Kalahkan Jepang 4-3

    Heat Berhasil 'Back to Back' untuk Cincin NBA ke-3 

    Italia Harus Beri Kesempatan Untuk Pemain Muda

    United Capai Kesepakatan Personal dengan Thiago


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.