Hujan Unjuk Rasa, Piala Konfederasi Tetap Digelar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah peserta aksi melarikan diri setelah dibubarkan oleh polisi dengan gas air mata di Rio de Janeiro, Brazil (16/6). Sekitar seribu pendemo melakukan aksi protes terhadap anggaran Piala Dunia di Brazil di depan stadion nasional hanya beberapa jam sebelum pertandingan sepakbola Piala Konfederasi antara Brazil dan Jepang . (AP Photo/Bruno Magalhaes)

    Sejumlah peserta aksi melarikan diri setelah dibubarkan oleh polisi dengan gas air mata di Rio de Janeiro, Brazil (16/6). Sekitar seribu pendemo melakukan aksi protes terhadap anggaran Piala Dunia di Brazil di depan stadion nasional hanya beberapa jam sebelum pertandingan sepakbola Piala Konfederasi antara Brazil dan Jepang . (AP Photo/Bruno Magalhaes)

    TEMPO.CO, Rio de Janeiro - Federasi sepakbola tertinggi dunia, FIFA, menegaskan bahwa Piala Konfederasi 2013 yang digelar di Brasil tetap berjalan. Ajang empat tahunan itu awalnya terancam bakal diberhentikan karena alasan keamanan.

    Piala Konfederasi tahun ini mendapat gelombang protes yang besar sejak hari pertama. Para demonstran semakin bertambah banyak dan aksi mereka semakin beringas. Sekitar satu juta orang telah menggelar aksi unjuk rasa. Mereka menganggap negara telah menghabiskan terlalu banyak uang untuk menggelar Piala Konfederasi, Piala Dunia 2014, dan Olimpiade 2016.

    Para pengunjuk rasa memblokir jalan utama menuju Arena Castelao, Fortaleza, pada awal pekan ini. Brasil sampai-sampai harus mengerahkan sekitar 1,500 petugas bersenjata lengkap untuk mengamankan pertandingan antara Spanyol melawan Haiti, di Stadion Maracana, Jumat, 21 Juni 2013.

    Keamanan para pemain menjadi sorotan utama. Beberapa pemain tim nasional Spanyol dikabarkan mengalami kerampokan. Kamar pemain La Furia Roja dibobol maling ketika menghadapi Uruguay di laga pertama penyisihan Grup B, pada Senin, lalu.

    Sederet kejadian tersebut memunculkan kabar Piala Konfederasi 2013 bakal diberhentikan, karena pemerintah tidak bisa memberi jaminan keamanan. Bahkan FIFA dikabarkan bakal meninggalkan turnamen tersebut begitu saja.

    Akan tetapi, FIFA membantah isu tersebut.”Baik FIFA maupun panitia lokal pernah membahas kemungkinan membatalkan turnamen. Saat ini tidak ada rencana untuk membahasnya. Berita tersebut murni spekulasi belaka,” kata seorang juru bicara FIFA seperti dilansir espn.co.uk.

    Media Brasil mengabarkan timnas Italia meminta agar turnamen tersebut ditunda. Beberapa pemain khawatir karena mereka membawa anggota keluarga ke Brasil. Italia akan menghadapi Brasil pada Minggu, 23 Juni 2013. Kedua tim sudah memastikan diri lolos ke semifinal.

    ESPN | FOOTBALL-ITALIA | ANTONIUS WISHNU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.