Cavani Kesal Dijual Terlalu Mahal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Edinson Cavani. REUTERS/Giampiero Sposito

    Edinson Cavani. REUTERS/Giampiero Sposito

    TEMPO.CO, Rio de Janeiro - Edinson Cavani merasa klausul rilis dalam kontraknya terlalu tinggi dan ia ingin membahasnya segera dengan Napoli. Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis berkali-kali menegaskan kalau ia mau melepas Cavani sesuai klausul rilisnya yang mencapai 63 juta euro (Rp 817,5 miliar).

    Real Madrid, Chelsea, dan Manchester City yang berminat membeli Cavani sebenarnya tidak masalah memenuhi nilai tersebut. Tapi ketiga klub itu tampaknya memilih untuk mencapai kompromi terlebih dahulu.

    Cavani berharap Napoli mau berunding sehingga memungkinkan dirinya mengambil tantangan baru di salah satu klub terbaik Eropa. Cavani menegaskan ingin meninggalkan hubungan baik dan berencana membicarakan masalah itu dengan De Laurentiis segera.

    "Saya tidak berpikir saya bernilai 63 juta euro dan saya akan berbicara dengan De Laurentiis tentang hal itu," kata Cavani seperti dikutip Sky Sports, Selasa, 25 Juni 2013. "Saya berhutang banyak kepada Napoli dan saya ingin pergi lewat pintu depan... jika saya pindah."

    "Saya merasa sangat baik di Napoli, tapi itu semua (pindah) tergantung klub. Kita harus menunggu dan melihat pilihan apa yang saya miliki," tambah Cavani. "Yang ingin saya lakukan adalah duduk berhadapan dengan presiden klub (De Laurentiis) dan memutuskan masa depan saya bersama-sama."

    Kabar terbaru melaporkan Napoli sudah menyepakati nilai transfer Cavani yang disodorkan oleh Chelsea. Il Partonopei akhirnya mengabaikan klausul rilis cavani dan luluh dengan tawaran Chelsea yang mencapai 58 juta euro (Rp 752,4 miliar), 4 juta euro (Rp 51,8 miliar) lebih murah dari klausul rilis Cavani.

    SKY SPORTS | KHAIRUL ANAM

    Baca juga:
    Pep Janjikan 'La Masia' Baru di Munchen
    Diancam Kepalanya Akan Dirobek, Cavani Marah
    FIFA Tegaskan Piala Dunia 2014 Tetap di Brasil
    Isco Isyaratkan Pilih Madrid Ketimbang City


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.