Scolari: Misi Brasil ke Final Konfederasi Tercapai

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Timnas Brazil, Felipe Scolari. REUTERS/Nacho Doce

    Pelatih Timnas Brazil, Felipe Scolari. REUTERS/Nacho Doce

    TEMPO.CO, Belo Horizante - Brasil menembus final Piala Konfederasi usai mengalahkan Uruguay 2-1 pada laga semifinal di Estadio Governador Magalhaes Pinto, Kamis, 27 Juni 2013, dinihari tadi. "Misi kami adalah mencapai ke final dan kami telah melakukannya," ujar pelatih Brasil, Luiz Felipe Scolari.

    Dua gol kemenangan Brasil disumbangkan oleh Fred dan Paulinho. Fred membobol gawang Uruguay yang dikawal Fernando Muslera pada menit ke-42. Sementara Paulinho pada pertandingan tersisa empat menit lagi. Adapun gol Uruguay dicetak Edison Cavani saat paruh kedua baru berjalan tiga menit.

    Scolari mengatakan, Brasil berhasil melenggang ke final berkat kerja keras timnya selama ini. "Jika Anda terus berusaha sesuatu yang bagus akan datang dan itu terjadi hari ini," ujar peramu strategi yang membawa Brasil menjuarai Piala Dunia 2002 ini.

    Sementara juru taktik Uruguay, Oscra Tabarez, sangat meyayangkan gagalnya eksekusi penalti Diego Forlan. Soalnya, kegagalan tersebut  membuat tim tuan rumah semakin percaya diri. "Kegagalan penalti memberikan dampak luar biasa kepada lawan," kata pelatih yang dijuluki El Maestro ini.

    Di final, Brasil akan menghadapi Spanyol atau Italia. Adapun pertandingan babak empat besar Spanyol melawan Italia akan digelar di Estadio Governador Placido Aderaldo Castelo, Jumat nanti. Ini adalah pertama kedua tim setelah terakhir kali berjumpa pada final Euro 2012.

    GOAL | BBC | SINGGIH SOARES

    Topik terhangat:

    Ribut Kabut Asap
    | PKS Didepak? | Persija vs Persib | Penyaluran BLSM

    Baca Juga:
    Higuain Terlalu Mahal Untuk Juventus

    Mancini: Tevez Sangat Bagus untuk Juve

    Pekan Depan Persib Serahkan Bukti Penyerangan Bus


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.