Bonucci: Adu Penalti adalah Lotre

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Italia Leonardo Bonucci menggigit kausnya setelah gagal memasukkan tendangan penalti ke gawang Spanyol yang dijagar Iker Casillas di stadion Castelao (27/6). REUTERS/Jorge Silva

    Pemain Italia Leonardo Bonucci menggigit kausnya setelah gagal memasukkan tendangan penalti ke gawang Spanyol yang dijagar Iker Casillas di stadion Castelao (27/6). REUTERS/Jorge Silva

    TEMPO.CO, Fortaleza - Leonardo Bonucci merasa sebagai orang yang paling menyesal setelah Italia gagal melaju ke final Piala Konfederasi 2013. Italia kalah adu penalti dari Spanyol setelah tendangan bek milik Juventus itu melayang jauh di atas mistar gawang Iker Casillas.

    Bonucci kecewa karena seharusnya Italia berpeluang mengalahkan Spanyol. Dinihari tadi, Bonucci melihat Italia yang luar biasa sampai membuat juara dunia Spanyol tak berkutik dalam 120 menit pertandingan. Namun setelah laga harus diakhiri dengan adu penalti, Bonucci mengaku hanya bisa mengandalkan keberuntungan.

    "Ada kekecewaan," kata Bonucci kepada Football Italia, Jumat, 28 Juni 2013. "Kami benar-benar ingin lolos ke final melawan Brasil, tetapi penalti adalah lotre."

    "Kami harus mulai lagi dari pertandingan ini sekalipun. Sekarang kami ingin Piala Dunia sebagai protagonis kami," tambah Bonucci.

    Italia sebenarnya tampil cukup bagus di pertandingan itu. Sepanjang 90 menit waktu normal, Italia mampu menembak 12 kali ke gawang Spanyol. Sedangkan Spanyol hanya 9 kali.

    Italia juga mampu mengimbangi penguasan bola yang biasanya menjadi ciri khas permainan Spanyol. Sepanjang laga yang harus dilalui selama 120 menit plus adu penalti itu, Italia memegang 47 persen bola, hanya selisih 3 persen dari Spanyol.

    "Kami melihat sisi Italia yang hebat yang menempatkan juara dunia tak berkuasa dan kami harus memenangkan pertandingan dalam 90 menit," kata Bonucci mengomentari laga Italia vs. Spanyol. "Kami telah siap untuk pertandingna yang lebih baik."

    "Kabar kematian Stefano Borgonovo sebelum laga juga memberi kami semangat tambahan karena kami ingin menang dan mendedikasikan kemenangan itu kepadanya," ujar Bonucci.

    Saat Italia bersua Spanyol di semifinal Konfederasi dinihari tadi, seluruh pemain Italia terlihat membebatkan pita hitam di lengan kiri mereka. Borgonovo, 49 tahun, merupakan mantan pemain AC Milan dan Fiorentina serta anggota skuad tim nasional (dengan 3 caps) sebelum pensiun pada 1996. Dia meninggal tepat sebelum laga Italia vs. Spanyol karena penyakit motor neuron, yang membuatnya lumpuh sejak September 2008 lalu.

    Italia akan menghadapi Uruguay dalam perebutan juara ketiga Piala Konfederasi 2013. Pertandingan tersebut akan berlansung pada Minggu, 30 Juni 2013, sehari sebelum final antara Spanyol vs. Brasil.

    FOOTBALL ITALIA | KHAIRUL ANAM

    Baca juga:
    Resmi, Madrid Ikat Isco untuk Lima Musim

    Casillas: Spanyol Beruntung

    Meski Kalah, Prandelli Klaim Italia Main Fantastis  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.