Degradasi, Suporter Independiente Serang Presiden

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kerusuhan Suporter. TEMPO/Fahmi Ali

    Kerusuhan Suporter. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Avellaneda - Suporter klub Argentina yang baru saja terdegradasi ke Divisi II, Independiente, melampiaskan kekecewaan mereka dengan melempar meja dan kursi ke arah presiden klub. Insiden itu terjadi ketika Presiden Independiente Javier Cantero hadir dalam meet-and-greet dengan suporter Independiente.

    Gara-gara serangan itu, Cantero terpaksa melarikan diri dari panggung. Saat itu beberapa barras bravas--hooligan Independiente--bergegas menuju ke arahnya yang sedang menjawab beberapa pertanyaan suporter, seperti dilaporkan The Independent, Sabtu, 29 Juni 2013.

    Independiente menemukan dirinya harus terdegradasi dari Divisi Utama Liga Argentina pertama kali dalam sejarah klub, kurang dari dua minggu lalu. Degradasinya Independiente itu sekaligus menodai sepak bola Argentina, karena klub asal Avellaneda itu merupakan klub tersukses di Amerika Latin, dengan 7 gelar Copa Libertadores.

    Serangan terhadap Presiden Independiente terjadi sesaat setelah Cantero mengaku kepada suporter bahwa klub masih punya sedikit kas untuk biaya transfer pemain musim depan. Musim ini Independiente berakhir di posisi 12 klasemen putaran kedua di mana pada putara pertama lalu Independiente berada di peringkat 18.

    Itu bukan pertama kalinya Cantero bersitegang dengan suporter Independiente. Saat berpawai mendukung perjuangan melawan hooliganisme di Argentina, Cantero mendapat ancaman jika sebuah sekolah milik klub telah dipasangi bom.

    THE INDEPENDENT | KHAIRUL ANAM

    Baca juga:
    Ini Wasit Final Piala Konfederasi 2013

    Maradona: Jangan Campur Sepak Bola dengan Politik

    Bobotoh Persib Bagi Bunga ke Mobil Plat B

    Cavani Sepakat Tawaran Rp 108 Miliar dari Chelsea


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.