FIFA Tunda Pengumuman Harga Tiket Piala Dunia 2014

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden FIFA Sepp Blatter saat konpers di Tokyo Desember 2012. Ia berkomentar tentang mundurnya Sir Alex Ferguson, prestasi yang telah dicapai Ferguson menempatkannya sebagai yang terbaik, siapakah yang mampu menggantikannya? REUTERS/Toru Hanai

    Presiden FIFA Sepp Blatter saat konpers di Tokyo Desember 2012. Ia berkomentar tentang mundurnya Sir Alex Ferguson, prestasi yang telah dicapai Ferguson menempatkannya sebagai yang terbaik, siapakah yang mampu menggantikannya? REUTERS/Toru Hanai

    TEMPO.CO, Rio de Janeiro-FIFA menunda rencana pengumuman harga tiket Piala Dunia 2014 terkait dengan protes ribuan warga Brasil saat turnamen Piala Konfederasi 2013 beberapa hari terakhir. Seharusnya Panitia penyelenggara Piala Dunia berencana mengumumkan kategori harga tiket final Piala Dunia pada Senin, 1 Juli 2013, namun situasi yang belum kondusif menyebabkan panitia menunda sampai 19 Juli mendatang.

    Panitia dan FIFA khawatir harga tiket bisa menjadi fokus baru untuk para pengunjuk rasa, yang tidak setuju Piala Dunia dilakukan di Brasil terkait dengan pemborosan anggaran negara. Namun presidan FIFA Sepp Blatter yakin penyelenggaraan Piala Dunia tahun depan akan menjadi luar biasa meskipun dihiasi serankaian bentrokan dan unjuk rasa.

    “Aku yakin kita akan memiliki Piala Dunia yang indah tahun depan,” ujar Blatter seperti dikutip Fox Sports Asia, Senin, 2 Juli 2013. “Kami mencoba membuat semua orang senang dan menikmati turnamen empat tahunan sekali ini.”

    Brasil menggelontorkan uang sebesar 28 miliar real Brasil (Rp 123,693 triliun) untuk mendanai Piala Dunia 2014. Proposal yang diajukan oleh pemerintah sebelumnya hanya mencapai 25,5 miliar real Brasil (Rp 112,625 triliun). Uang super-banyak itu digunakan untuk membangun enam stadion baru, transportasi perkotaan, dan perbaikan pelabuhan serta bandara.

    Warga Brasil kemudian memprotes kebijakan yang tidak populis tersebut. Warga melihat biaya Piala Dunia 2014 yang terlalu mahal sampai memangkas anggaran pemerintah yang seharusnya dipakai untuk keperluan publik.

    FOX SPORTS |REZA ADITYA RAMADHAN
    Topik Terhangat
    Tarif Progresif KRL |Bursa Capres 2014 |Ribut Kabut Asap| PKS Didepak?| Puncak HUT Jakarta
    Berita Lainnya
    Rooney Dipaksa ke Barcelona Oleh Neymar
    Maradona Repotkan Panitia Surabaya  
    Brazil Vs Spanyol 3-0, Maradona: Saya Tidur
    Manajer Persib Diancam via SMS, Polisi Selidiki

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.