Usai Umrah, Demba Ba Makin Kelihatan Relijius

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Demba Ba. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

    Demba Ba. (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

    TEMPO.CO, Madinah - Tidak seperti pesepakbola kebanyakan yang mengambil liburan santai di pantai, Demba Ba justru memanfaatkan liburan musim panas dengan umrah. Akhir Juni lalu, salah satu pesepakbola muslim yang bermain di Liga Primer Inggris tersebut umrah ke Mekkah dan Madinah.

    Melalui akun Twitter-nya, Demba Ba mengunggah foto menara Masjid Nabawi di Madinah. Di posting-an tersebut, penyerang Senegal milik Chelsea itu mengatakan Madinah adalah kota yang paling damai di muka bumi.

    "Setelah di Masjid Al-Haram, inilah penampakan Masjid Nabawi," tulis Demba Ba sambil mengunggah foto menara Masjid Nabawi, Rabu, 26 Juni 2013. "Madinah kota yang paling damai di muka bumi."

    Barangkali setelah umrah itu, Demba Ba merasakan ada sedikit siraman damai dalam hatinya. Penyerang Chelsea yang baru Januari lalu dibeli dari Newcastle United itu segera mengganti biografi dan avatar akun Twitter-nya.

    Gambar Ka'bah kini terpampang sebaga avatar akun Twitter Demba Ba. Biografi ber-akun @dembabafoot itu juga menarik, dengan mengutip surat Ar-Rahman ayat 60, "Tidak ada balasan kebaikan daripada kebaikan." Tentu saja dalam bahasa Prancis, bahasa tanah kelahirannya.

    Baru setelah penggalan ayat Al-Qur'an tersebut menyusul identitasnya sebagai pemain Chelsea. Biografi Demba Ba di akun Twitter-nya tersebut makin menegaskan penampilannya yang relijius, selain selalu bersujud atau menengadah sambil berdoa di atas lapangan usai dirinya mencetak gol.


    KHAIRUL ANAM

    Baca juga:
    Dualisme PSSI Berakhir, Bantuan Internasional Mengalir

    Inter Milan Jalin Kerja Sama dengan Deutsche Bank
    Maradona Keasyikan Sampai Lupa Waktu di Surabaya
    Liverpool Resmi Kontrak Kolo Toure


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.