Persib Menyerah Kejar Gelar Juara LSI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manajer Persib Umuh Muchtar, Menpora Roy Suryo, Deputi IV Kemenpora Djoko Pekik dan Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Kuswara S. Taryono dalam pertemuan di kantor kementrian Pemuda dan olahraga di Jakarta  (26/6). Tempo/Seto Wardhana

    Manajer Persib Umuh Muchtar, Menpora Roy Suryo, Deputi IV Kemenpora Djoko Pekik dan Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Kuswara S. Taryono dalam pertemuan di kantor kementrian Pemuda dan olahraga di Jakarta (26/6). Tempo/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta- Persib Bandung akhirnya "lempar handuk" dalam perburuan gelar juara kompetisi sepak bola Liga Super Indonesia (LSI) musim ini. Tim berjuluk Maung Bandung itu menyatakan sulit mengejar jarak 16 poin dengan Persipura Jayapura yang berada di puncak klasemen sementara.

    "Kami bermain untuk memperebutkan posisi kedua saja. Kami sudah tidak mungkin mengejar Persipura (di posisi teratas)," kata pelatih Persib Bandung, Jajang Nurjaman, kemarin.

    Persib saat ini berada di posisi ketiga klasemen sementara Liga Super Indonesia dengan nengumpulkan 54 poin hasil 27 laga. Perolehan angka Persib ini tertinggal dua poin dari Arema Indonesia, yang kini berada di posisi kedua dengan 56 poin. Namun Persib memiliki pertandingan sisa lebih banyak dibanding Arema, sehingga kemungkinan besar bisa menggeser tim asal Malang tersebut.

    Adapun Persipura di puncak klasemen dengan 70 poin hasil dari 29 pertandingan. Perhitungan di atas kertas pun, Persipura hanya membutuhkan dua kemenangan lagi, atau enam poin untuk mengunci gelar LSI musim ini. "Sekarang fokus kami adalah meraih poin penuh di setiap pertandingan. Mudah-mudahan akhirnya berada di posisi kedua dan berpeluang meraih tiket ke Piala AFC musim depan," ujar Jajang lagi.

    Diakui oleh Jajang bahwa penampilan Persib memang naik-turun ketika bertandang ke kandang lawan. Mental pemain menjadi masalah utamanya. “Tetapi kami akan bekerja maksimal di sisa laga nanti agar bisa di peringkat kedua," Jajang menambahkan.

    Berbeda dengan Persib yang mengibarkan "bendera putih" untuk bersaing merebut gelar juara LSI, peringkat kedua Arema Indonesia justru tetap percaya diri. Ihwal itu ditegaskan pelatih kepala Rahmad Darmawan ketika dihubungi lewat sambungan telepon.

    "Saya masih konsisten dan tetap memacu tim untuk merebut gelar juara. Biar waktu nanti yang menentukan kami di peringkat berapa. Saya belum mengibarkan bendera putih," kata Rahmad Darmawan.

    Namun Rahmad enggan membebankan para pemainnya untuk memburu target tersebut. Ia berharap para pemainnya hanya fokus pada setiap pertandingan yang akan dihadapi.

    "Tidak usah pikirkan tim lain. Fokus untuk satu pertandingan saja agar pemain tidak terbeban. Jika akhirnya memang tidak juara, biar menjadi tanggungjawab saya dengan manajemen," kata pria yang juga pelatih tim nasional di bawah usia 23 tahun itu.

    Bersama Arema Indonesia, Persib memang menjadi saingan berat tim Mutiara Hitam (julukan Persipura) sepanjang musim ini untuk mengejar gelar juara LSI. Pada akhirnya tim asuhan Jacksen Tiago itu mampu menjaga konsistensi permainan. Sejauh ini, Persipura baru sekali kalah dalam 29 kali pertandingan. Kekalahan itu dialami ketika bertandang ke kandang Barito Putra, pada Januari lalu. Sedangkan ketika berhadapan dengan dua pesaing beratnya: Arema dan Persib, Persipura justru tidak pernah kehilangan poin.


    ARIE FIRDAUS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.