Di Canio: Ozil Memakai Sepatu Sihir

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Arsenal Mesut Ozil (tengah) melewati pemain Sunderland Ki Sung-Yeung dalam Liga Primer Inggris di Stadium of Light, Sunderland, (14/9). Arsenal  menang 3-1. REUTERS/Nigel Roddis

    Pemain Arsenal Mesut Ozil (tengah) melewati pemain Sunderland Ki Sung-Yeung dalam Liga Primer Inggris di Stadium of Light, Sunderland, (14/9). Arsenal menang 3-1. REUTERS/Nigel Roddis

    TEMPO.CO, Jakarta - Sunderland menjadi korban pertama Mesut Ozil. Dalam laga debutnya bersama Arsenal, Ozil tampil impresif dengan menyumbangkan satu assist. Penampilan apik yang diperlihatkan Ozil mengundang sanjungan dari manajer Sunderland, Paolo Di Canio.

    “Apakah Ozil memakai sepatu sihir?” kata Di Canio seperti dilansir mirror.co.uk, Senin, 16 September 2013. “Dia beruntung. Setiap sentuhannya sangat bagus! Kita harus memeriksa sepatunya seperti sebuah sarung tangan.”

    Ozil berkontribusi besar atas gol pertama Arsenal yang dicetak Olivier Giroud. Umpan silangnya berhasil diselesaikan Giroud untuk membawa Arsenal unggul 1-0.

    Sihir Ozil tak sampai di situ, pemain asal Jerman itu kemudian memberikan tiga umpan matang kepada Theo Walcott. Namun, Walcott gagal menyelesaikan peluangnya dengan baik.

    Ozil juga melepaskan key pass atas gol ketiga Arsenal yang dicetak Aaron Ramsey. The Gunners akhirnya menutup laga dengan kemenangan 3-1.

    Pemain yang didatangkan dari Real Madrid dengan harga 42,5 juta poundsterling itu diprediksi akan menjadi bintang baru di Arsenal. Dalam lima musim terakhir, pemain berdarah Turki itu membukukan 73 assist. Itu jumlah terbanyak di antara pemain lain yang merumput di lima liga elit Eropa. “Dia lebih dari sekadar pemain bagus,” ujar Di Canio.

    MIRROR | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Kalahkan Gaji Messi, Ronaldo: Saya Senang
    United dan Chelsea Berebut 'New Gareth Bale'  
    Mourinho: Chelsea Pantas Menang
    5 Pemain Sepak Bola Bergaji Tinggi  
    Steven Gerrard dan Keluarga Diancam Dibunuh


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.