'Jebret' Dikecam, Valentino: Itu Perhatian  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Valentino Simanjutak

    Valentino Simanjutak

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam beberapa hari ini kata "jebret" populer di media sosial setelah kemenangan Indonesia melawan Vietnam di final Piala AFF U-19, Ahad 22 September 2013. Valentino Simanjuntak adalah komentator bola yang selalu meneriakkan "jebret" ketika tim nasional membuat gol. Meski kata "jebret" dipopulerkan Valentino, ia menuai pula komentar negatif lantaran gayanya saat membawakan acara bola. (Baca: Video: Jebret, Indonesia U-19 Juara AFF 2013)

    "Bagi saya komentar itu adalah bukti perhatian masyarakat sama kita. Apakah itu positif atau negatif," ujar Valentino kepada Tempo, Senin 23 September 2013. Buat Valentino, apapun respon masyarakat, ia berusaha melihatnya sebagai hal yang positif.

    Darimana tahu tanggapan positif? "Dari stasiun teve setiap pertandingan, ratingnya selalu tinggi," kata Valentino. Ia punya prinsip, dirinya tidak bisa menyenangkan setiap orang setiap saat. "Kita berusaha yang terbaik." (baca: Asal Mula 'Jebret ow-ow-ow' Valentino Simanjuntak)

    NATALIA SANTI | NI


    Topik Terhangat:
    Penembakan Polisi| Tabrakan Anak Ahmad Dhani |Mobil Murah|Miss World Info Haji




    Berita Lainnya:
    Video: Jebret, Indonesia U-19 Juara AFF 2013
    Asal Mula 'Jebret ow-ow-ow' Valentino Simanjuntak
    Bocah 3 Tahun Berani Lawan Juara Dunia Biliar
    8 Alasan Beralih ke Android


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.