PSSI Ingin Timnas U-19 Berkompetisi di Luar Negeri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas Indonesia U-19 Maldini Pali berusaha melewati kiper Korea Selatan Park Mingyu dalam Pertandingan Kualifikasi Piala Asia U19 Grup G di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, (12/10). TEMPO/Seto Wardhana

    Pemain Timnas Indonesia U-19 Maldini Pali berusaha melewati kiper Korea Selatan Park Mingyu dalam Pertandingan Kualifikasi Piala Asia U19 Grup G di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, (12/10). TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia berharap prestasi menawan tim nasional usia di bawah 19 tahun (U-19) terus bertahan hingga putaran final Piala Asia U-19 di Myanmar, 5-22 Oktober 2014. Anggota Komite Eksekutif PSSI, Toni Aprilani, menyatakan perlu ada perhatian khusus untuk menjaga soliditas dan penampilan Evan Dimas cs.

    “Kami berencana mengirim timnas U-19 untuk mengikuti kompetisi di luar negeri,” kata Toni di Senayan, Jakarta, Kamis lalu. Toni mengatakan wacana itu terlontar saat PSSI menggelar pertemuan yang diikuti oleh pengurus lembaga itu dan Badan Tim Nasional.

    Toni beralasan, dengan mengikuti kompetisi di luar negeri, penampilan para pemain Garuda Jaya—julukan timnas U-19—akan terus terjaga hingga satu tahun ke depan. Melepas para pemain ke klub masing-masing, menurut Toni, akan mengganggu kekompakan tim yang sudah lama terbentuk. “Secara tim, mereka sudah utuh. Harapannya agar tidak terpecah oleh klub juga,” kata Toni di Jakarta, kemarin.

    Rencana mengirim timnas U-19 untuk mengikuti kompetisi di luar negeri, Toni menambahkan, merupakan pilihan jangka pendek. Pasalnya, PSSI tidak memiliki kompetisi sepak bola untuk usia di bawah 19 tahun.

    Toni mengatakan wacana tersebut merupakan salah satu solusi bagi status Evan Dimas, yang saat ini memperkuat Persebaya Surabaya 1927. Klub tempat Evan bernaung ini tidak diakui sebagai anggota PSSI. “Artinya, pemain U-19 diutamakan bermain bersama timnas dulu daripada klub,” kata dia.

    Selain itu, PSSI belum menentukan kompetisi luar negeri apa yang akan diikuti. Salah satu negara yang diusulkan Toni ialah Spanyol atau Amerika Latin. “Tapi kami harus membicarakannya dulu dengan pelatih,” tutur Tony.

    Ia menambahkan, langkah PSSI untuk membawa timnas U-19 ke luar negeri perlu mendapat dukungan pemerintah. Toni menyatakan setidaknya diperlukan dana Rp 100 miliar untuk mengadakan pemusatan latihan atau mengikuti kompetisi di luar negeri.

    Dalam kesempatan terpisah, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Kementerian Pemuda dan Olahraga Djoko Pekik mengatakan bisa saja pemerintah menyediakan bantuan, tapi harus dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2014. “Kalau saat ini, anggaran sangat terbatas,” ucapnya.

    Tim nasional Indonesia U-19 lolos ke putaran final Piala Asia setelah menduduki posisi teratas klasemen Grup G. Dalam tiga pertandingan babak kualifikasi, timnas menang 4-0 atas Laos, 2-0 atas Filipina, dan 3-2 atas juara bertahan Korea Selatan.

    Tim yang telah lolos ke putaran final ialah Australia, Cina, Indonesia, Iran, Irak, Jepang, Myanmar (tuan rumah otomatis lolos), Oman, Korea Utara, Qatar, Korea Selatan, Thailand, Uni Emirat Arab, Uzbekistan, Vietnam, dan Yaman.

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Baru Pengobatan Covid-19 Untuk Hadapi Ancaman Gelombang Ketiga

    Terobosan Baru Pengobatan Covid-19 Untuk Hadapi Ancaman Gelombang Ketiga