Hajar Cardiff, Arsenal Kokoh di Puncak Klasemen  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Arsenal Theo Walcott (kedua kanan) menendang bola melewati penjaga gawang Cardiff City David Marshall (kanan) pada pertandingan Liga Primer Inggris di stadion Emirates, London  (1-1).   REUTERS/Dylan Martinez

    Pemain Arsenal Theo Walcott (kedua kanan) menendang bola melewati penjaga gawang Cardiff City David Marshall (kanan) pada pertandingan Liga Primer Inggris di stadion Emirates, London (1-1). REUTERS/Dylan Martinez

    TEMPO.CO, London - Arsenal berhasil kembali merebut posisi puncak klasemen Liga Primer Inggris yang sempat beberapa jam ditempati oleh Manchester City. The Gunners kokoh memimpin klasemen setelah mengalahkan Cardiff City 2-0 di Emirates Stadium, Rabu, 1 Januari 2014. Gol kemenangan Arsenal dicetak oleh Nicklas Bendtner dan Theo Walcott.

    Arsenal berada di puncak klasemen Liga Primer dengan catatan 45 poin dari 20 pertandingan. Skuad asuhan Arsene Wenger itu hanya unggul satu poin dari Manchester City yang berada di tempat kedua. Sedangkan Cardiff tetap berada di posisi ke-17 dengan perolehan 18 poin.

    Meskipun Arsenal mendominasi pertandingan, Mikel Arteta dan kawan-kawan cukup kesulitan membuat gol ke gawang Cardiff. Pada menit ke-13 Arsenal mendapat peluang dari pergerakan Jack Wilshere yang melakukan solo run dari tengah lapangan. Tapi umpan Woilshere kepada Walcott masih gagal. Tendangan Walcott masih meleset ke sisi gawang.

    Berikutnya giliran Santi Cazorla yang mendapatkan umpan matang dari Wilshere. Sayangnya tendangan kaki kiri Cazorla yang menerima umpan dari Wilshere masih jauh dari sasaran. Begitu pula dengan peluang dari Wilshere, menerima umpan dari Walcott tendangan Wilshere masih bisa diblok pemain Cardiff.

    Cardiff bukannya tanpa perlawanan. Pada penghujung babak pertama klub asal Wales itu cukup membuat barisan perahanan City kerepotan. Menerima umpan dari Frazier Campbell, sepakan Jordan Mutch masih meleset dari sasaran. Begitu pula dengan umpan Campbell kepada Craig Noone yang masih dari sasaran.

    Pada bebak kedua, Wilshere hampir membuka keunggulan bagi MU. Sebelum melakukan tendangan ke gawang, Wilshere berhasil melewati dua pemain Cardiff. Namun tendangan Wilshere masih melebar dari sasaran.

    Per Mertesacker pun turut menyumbang peluang emas dalam pertandingan melawan Cardiff. Bek tim nasional Jerman itu hampir membuat gol jika sundulannya berhasil menembus gawang David Marshall pada menit ke-67. Tiga menit kemudian menerima umpan silang Walcott, sundulan Mertescaker juga kembali gagal.

    Arsenal akhirnya bisa bernafas lega pada menit ke-88 setelah pengganti Bendtner berhasil membobol gawang Cardiff, yang dikawal oleh Marshall. Bendner membuat gol setelah bola pantul dari sepakan Bacary Sagna ke arah Marshall kembali mengarah ke Bendtner. Dan tanpa ampun langsung melepaskan tendangan keras ke gawang Cardiff.

    Empat menit kemudian, Arsenal mematenkan kemenangan mereka menjadi 2-0 setelah Walcott ikut membuat gol pada menit-menit terakhir pertandingan. Menerima umpan terobosan dari Wilshere, tendangan kaki kanan Walcott meluncur ke gawang Marshall. Dan skor kemenangan 2-0 untuk Arsenal pun tak berubah hingga laga usai.

    Berikut susunan pemain kedua tim:

    Arsenal:
    Szczesny; Sagna, Mertesacker, Koscielny, Monreal; Arteta, Flamini (Rosicky 61'); Walcott, Wilshere, Cazorla; Podolski (Bendtner 64' (Vermaelen 90'))

    Cardiff:
    Marshall; McNaughton, Caulker, Turner, John; Whittingham, Medel (Gunnarsson 61'), Kim, Noone, Mutch (Cowie 68'); Campbell (Maynard 80')

    WHO SCORED | JOKO SEDAYU

    Baca Juga:
    Liga Inggris | Liga Spanyol | Liga Italia | Liga Champions | Piala Dunia 2014 | Transfer Pemain

    Berita Terpopuler:
    Data dan Fakta Southampton Vs Chelsea
    Data dan Fakta Manchester United Vs Tottenham
    Data dan Fakta Arsenal Vs Cardiff
    Data dan Fakta Swansea Vs Manchester City
    City Incar Tiga Poin di Kandang Swansea


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.