Kalahkan Roma 3-0, Conte Enggan Bicarakan Gelar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pesepak bola Juventus merayakan kemenangan mereka atas AS Roma dalam pertandingan Liga Serie A di stadion Juventus, Turin, Italia, Minggu (5/1). REUTERS/Giorgio Perottino

    Para pesepak bola Juventus merayakan kemenangan mereka atas AS Roma dalam pertandingan Liga Serie A di stadion Juventus, Turin, Italia, Minggu (5/1). REUTERS/Giorgio Perottino

    TEMPO.CO, Turin - Kemenangan Juventus 3-0 atas AS Roma, Minggu, 5 Januari 2014, tidak menggoda pelatih Juventus, Antonio Conte, untuk berbicara soal peluang memenangkan Liga Italia musim ini. Menurut Conte, kemenangan tersebut memang langkah penting, namun banyak hal masih bisa terjadi.

    “Perjalanan masih panjang, jangan dulu bicara soal gelar. Masih banyak hal yang mungkin terjadi,” kata Conte, Senin, 6 Januari 2014.

    Pelatih berusia 44 tahun itu menambahkan, Juventus masih menyisakan satu pertandingan melawan Cagliari. Ia ingin skuadnya terus bermain bagus seperti saat mengalahkan AS Roma.

    Menang atas AS Roma, Juventus kini memiliki delapan poin, meninggalkan AS Roma yang berada di peringkat kedua klasmen sementara. Juventus mengoleksi 49 poin, sedangkan AS Roma 41. Tapi, Conte mengingatkan anak asuhnya agar tetap menjaga konsentrasi.

    Sementara itu, bek Juventus, Andrea Barzagli, menegaskan penampilan Juventus saat melawan AS Roma harus ditunjukan kembali di sisa pertandingan musim ini. Menurut Barzagli, dia dan para pemain Juventus lainnya akan tetap berkonsentrasi untuk mempertahankan selisih delapan poin atas AS Roma hingga akhir musim.

    “Melawan AS Roma memang pertandingan sulit. Butuh perjuangan keras. Tapi kami benar-benar baik untuk memberikan perlawanan, menciptakan peluang, dan cetak gol. Kami harus bisa konsentrasi hingga akhir musim,” ucap Barzagli.

    Barzagli memuji strategi yang diterapkan Conte. Menurut Barzagli, Conte melakukan perubahan taktik yang sangat tepat hingga mereka bisa meredam permainan AS Roma. “Roma memiliki kecepatan dalam menyerang, dan Conte berhasil menerapkan taktik untuk meredamnya,” kata Barzagli.

    JUVENTUS.COM | GALIH PRASETYO

    Berita Terpopuler:
    Kalah Lagi di Kandang, MU Tersingkir dari Piala FA
    Babak I: MU Vs Swansea 1-1
    Eusebio, Legenda Sepak Bola Portugal Meninggal
    Messi Tidak Diturunkan Lawan Elche 
    Menang di Debut, Solksjaer Puji Pemain Cardiff  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.