Prestasi Anjlok, Saham MU Ikutan Melorot?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Phil Noble

    REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, Manchester - Prestasi Manchester United (MU) yang kurang apik musim ini setali tiga uang dengan nilai saham klub Liga Primer Inggris itu di Bursa Efek New York satu bulan terakhir. Beberapa pengamat pasar modal melihat MU kehilangan nilai asetnya sebesar 220 juta pound sterling atau Rp 4,3 triliun dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

    Harian The Telegraph, edisi Senin, 6 Januari 2014, menulis saham MU di Bursa Efek New York mengalami penurunan sejak 6 Desember 2013. Dari angka 10,68 pound sterling ke angka 9,34 pound sterling. Saham Setan Merah senilai 1,75 pound sterling per lembar pada 6 Desember 2013 menjadi 1,53 pound sterling per lembar pada pembukaan saham, Senin, 6 Januari 2014, waktu New York.

    Penurunan saham MU tidak hanya terjadi pada Desember 2013. Saham MU juga melorot pada Oktober dan November 2013. Beberapa analisis pasar modal menyebutkan, jika MU sampai gagal lolos ke Liga Champions musim depan, MU harus rela kehilangan 20 juta pound sterling, dan hal itu akan merusak daya tarik komersil yang selama ini dimiliki MU.

    Hingga pekan ke-20, MU masih tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara Liga Premier Inggris dengan nilai 34. Mereka terpaut 11 poin dari pimpinan klasemen, Arsenal. Mereka, Senin dinihari tadi, juga tersingkir dari Piala FA setelah ditekuk Wigan Athletic 2-1.

    Namun belum ada analisis pasar saham yang menyebutkan secara pasti anjloknya saham MU akibat penurunan prestasi MU pada musim ini. Beberapa analisis hanya menyebutkan hal itu memang membawa dampak, namun belum menjadi dampak yang signifikan.

    Manchester United melepas sahamnya di Bursa New York pada 2012 lalu dengan harga perdana US$ 14 per lembar. Pada hari perdana, saham MU turun ke posisi US$ 13,77 per lembar. Padahal, saat itu, prestasi MU terbilang sangat baik.

    MU sempat menjadi runner up klub terkaya versi Forbes pada 2013 dengan total nilai aset mencapai 2 miliar pound sterling. Namun, Forbes juga merilis total utang yang ditanggung klub adalah 18 persen dari total aset yang mereka miliki.

    THE TELEGRAPH | DAILY TELEGRAPH | GALIH PRASETYO


    Berita Terpopuler:
    Kalah Lagi di Kandang, MU Tersingkir dari Piala FA
    Eusebio, Legenda Sepak Bola Portugal Meninggal
    Babak I: MU Vs Swansea 1-1
    Messi Tidak Diturunkan Lawan Elche 
    Menang di Debut, Solksjaer Puji Pemain Cardiff  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.