Walcott Kemungkinan Harus Absen di Piala Dunia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Arsenal Theo Walcott. REUTERS/Phil Noble

    Pesepak bola Arsenal Theo Walcott. REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, London - Bintang Arsenal Theo Walcott dipastikan absen selama enam bulan menyusul cedera lutut kiri yang didapatnya saat melawan Tottenham Hotspur, Sabtu lalu. Cedera panjang ini juga kemungkinan akan membuat pemain sayap berusia 24 tahun ini pun absen dalam Piala Dunia 2014, yang akan digelar di Brasil Juni hingga Juli mendatang.

    Cederanya Walcott menjadi pukulan telak bagi Arsene Wenger yang tengah mengejar gelar Liga Premier. "Klub dengan sangat menyesal mengumumkan bahwa ligamen lutut kiri Theo Walcott robek," tulis Arsenal dalam situs resmi mereka. "Walcott akan menjalani operasi dalam waktu dekat di London."

    Kabar ini menjadi tamparan keras bagi pelatih Arsenal, Arsene Wenger. Sebab, sebelumnya ia telah "kehilangan" Oliver Giroud, yang juga mengalami cedera. Nicklas Bendtner, pemain Arsenal lainnya, juga harus rehat setelah mengalami cedera angkel.

    Bagi Walcott sendiri, cedera ini membuat peluangnya tampil di Piala Dunia menjadi sangat tipis. sebelumnya, pada babak kualifikasi Piala Dunia, pemain berusia 24 tahun ini juga absen saat Inggris melawan Montenegro dan Polandia karena cedera.

    Karena cedera parah yang dideritanya, masih menjadi pertanyaan apakah ia bisa pulih sebelum putaran final Piala Dunia digelar. Kalaupun pulih, ia juga belum pasti bisa kembali ke level terbaiknya saat Inggris tampil di Brasil.

    SKY SPORTS | DWI RIYANTO AGUSTIAR

    Baca Juga:
    Kaka Tampil Memukau, Milan Hajar Atalanta 3-0
    Kaka Cetak Gol ke-100 untuk AC Milan
    Mazzarri: Inter Akan Lebih Baik di Sisa Musim Ini
    Ejek Fan Spurs, Walcott Jadi Legenda Arsenal


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.