MU Ulangi Kekalahan Beruntun di 1991/1992

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wayne Rooney mengusap wajahnya, setelah pemain Everton Bryan Oviedo menjebol gawang Manchester United, dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Manchester (5/12). MU kalah 0-1. AP/Jon Super

    Wayne Rooney mengusap wajahnya, setelah pemain Everton Bryan Oviedo menjebol gawang Manchester United, dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Manchester (5/12). MU kalah 0-1. AP/Jon Super

    TEMPO.CO, Jakarta - Kekalahan 1-2 Manchester United (MU) atas Sunderland di leg pertama babak semifinal piala Capital One, Rabu dinihari 8 Januari 2014, memperpanjang rekor kekalahan beruntun MU dalam kurun waktu seminggu di musim ini.

    Sebelumnya MU takluk Old Trafford pada lanjutan liga Inggris, 02/01/2014 oleh Tottenham Hotspur dengan skor 1-2. Selang dua hari di ajang piala FA, MU harus kembali takluk di Old Trafford oleh Swansea City dengan skor yang sama 1-2.

    Kekalahan beruntun dalam kurun waktu seminggu MU dimusim ini seperti mengulang kekalahan yang sama MU pada musim 1991/1992. Kala itu MU yang baru dilatih Sir Alex Ferguson selama 6 tahun harus menelan kekalahan beruntun selama kurun waktu seminggu di sisa empat pertandingan terakhir liga Inggris.

    Kekalahan pertama MU dimusim itu terjadi pada 20 April 1992. MU yang bermin di kandang sendiri, Old Trafford harus kalah 1-2 oleh Nottingham Forerst.  Kekalahan berikutnya terjadi di kandang lawan, stadion Boleyn Ground, kandang West Ham United, 22 April 1992. Klub berjuluk The Hammers ini sukses mengalahkan MU dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang West Ham dicetak oleh Kenny Brown

    MU kembali harus kalah pada 26 April 1992. Kali ini musuh bebuyutan mereka, Liverpool berhasil menaklukan MU di Anfield dengan skor 2-0.  Penyerang Liverpool asal Wales membuka keunggulan di menit ke 12. Gol kedua Liverpool dicetak oleh gelandang mereka kala itu, Mark Walters.

    Di akhir musim 1991/1992, MU bertengger di peringkat kedua dibawah Leeds United yang sukses menjadi juara liga Inggris musim 1991/1992. Selisih poin kedua klub ini terpaut 4 poin. Leeds miliki 82 poin sementara MU mengoleksi 78 poin.

    Sementara itu di musim ini yang baru memainkan 20 pertandingan, MU sudah mengalami tiga kali kekalahan beruntun dalam kurun waktu seminggu meski di tiga ajang yang berbeda, Liga Inggris, Piala FA dan Piala Capital One. Jika di musim 1992/1993, MU mampu bangkit dan menjadi juara liga Inggris, apakah musim depan MU akan bangkit dan membayar kegagalannya di musim ini?

    BERBAGAI SUMBER | GALIH PRASETYO

    Berita Terpopuler:
    Vidic Tak Berharap Perpanjang Kontrak di MU
    PSG Tertarik Rekrut Bek Tottenham Hotspur
    Barcelona Minus Xavi dan Alves di Copa del Rey
    John O’Shea dan Wes Brown Siap Kalahkan MU
    Sir Alex Diminati Jadi Jurkam Parpol

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.