Uji Coba Persebaya Terkendala Perizinan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan bonek dengan berbagai aksesoris suporter saat melakukan aksi simpatik hari ulang tahun Persebaya ke 86 di jalan Grahadi, Surabaya, (18/6). TEMPO/Fully Syafi

    Puluhan bonek dengan berbagai aksesoris suporter saat melakukan aksi simpatik hari ulang tahun Persebaya ke 86 di jalan Grahadi, Surabaya, (18/6). TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta--Persiapan Persebaya Surabaya menghadapi musim kompetisi Liga Super Indonesia yang mulai bergulir 1 Februari 2014 mengalami kendala. Pasukan Rahmad Darmawan ini harus menghadapi persoalan perizinan pertandingan saat akan menggelar pertandingan uji coba.

    "Ada prosedur yang berubah," kata Presiden Persebaya Diar Kusuma Putra, Sabtu, 25 Januari 2014. Diar menjelaskan proses perizinan pertandingan sepak bola sebelumnya terlebih dahulu harus melewati Pemerintah Kota Surabaya, selaku pemilik stadion. Setelah itu, tahap selanjutnya adalah meminta perizinan dari kepolisian.

    "Tapi sekarang dibalik, kami harus minta izin polisi dahulu karena berkaitan dengan masalah keamanan," ucap Diar. Prosedur inilah yang menghambat langkah Persebaya untuk menggelar beberapa uji coba melawan tim luar. Sebab jika harus meminta izin polisi terlebih dahulu, Diar khawatir laga-laga Persebaya bakal mengalami kesulitan di kemudian hari.

    "Untuk latihan saja kami sulit mengurus izinnya," tutur Diar. Menurut Diar polisi tidak perlu terlalu risau dengan setiap pertandingan yang digelar oleh Persebaya Surabaya. Pasalnya, dari Pemerintah Kota Surabaya sudah memberi restu ihwal perizinan tempat.

    Oleh sebab itu, pekan depan Persebaya akan menggelar pertemuan dengan kepolisian dan pemerintah kota untuk membahas prosedur perizinan pertandingan. "Saya melihat persoalannya lebih kepada perbedaan persepsi saja," ucap Diar.

    Persebaya semestinya melakoni dua laga uji coba melawan Persiba Super Bangkalan dan Persita Tangerang. Pertandingan melawan Persiba seharusnya berlangsung pada 24 Januari dan selang dua hari berikutnya giliran bertemu Persita. "Keduanya terpaksa dibatalkan," ucap Diar.

    Kendati hanya masalah teknis berupa perizinan, namun di mata manajemen Persebaya hal itu cukup mengganggu. Pasalnya, sejumlah pemain baru yang didatangkan oleh tim berjuluk Green Force memerlukan uji tanding.

    Dengan merekrut pelatih anyar Rahmad Darmawan dan beberapa pemain berkelas seperti Pacho Kenmogne, Greg Nwokolo, dan Alfin Tuasalamony yang pernah memperkuat tim nasional U-23, Persebaya menargetkan bisa bersaing dengan tim papan atas, seperti Arema Cronus. "Sebagai persiapan menuju ISL, pemain kami perlu bertanding dengan tim luar," kata Diar.

    Pada partai pembuka, 1 Februari 2014, Persebaya akan menghadapi Mitra Kukar yang finis di peringkat tiga klasemen akhir musim lalu. Alfin Tuasalamony dan kawan-kawan akan menjadikan Stadion Gelora Bung Tomo sebagai home base (kandang).

    ADITYA BUDIMAN

    Baca juga:
    Maldini dan Muchlis U-19 Hadiri Launching PSM

    Mata Frustrasi Transfer ke MU Tertunda

    Essien Siap Tinggalkan Chelsea ke Milan, Tapi...

    Rodgers: Januari, Liverpool Sulit Beli Pemain


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.