Draxler Belum Bisa Diraih, Arsenal Incar Tello  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cristian Tello. REUTERS/Heino Kalis

    Cristian Tello. REUTERS/Heino Kalis

    TEMPO.CO, Londo - Arsenal masih terus berpacu untuk mendapatkan pemain baru menjelang penutupan bursa transfer pemain, Jumat, 31 Januari 2013. Satu posisi yang mendesak untuk diisi adalah penyerang sayap yang ditinggalkan Theo Walcott yang mengalami cedera. Saat ini ada dua nama yang tengah dikejar.

    Yang pertama adalah Julian Draxler. Penyerang Schalke ini terus diburu sejak minggu lalu. Sayang, negosiasi berlarut-larut karena masalah harga. Schalke sejauh ini belum mau menurunkan banderol pemain ini, yang dipatok 37,8 juta pound sterling.

    Draxler, 20 tahun, diplot Arsenal untuk menggantikan Walcott yang kemungkinan harus absen hingga akhir musim. Untuk menambah daya tarik dalam negosiasi, The Gunners sempat menyertakan Lukas Podolski sebagai bagian dari penawaran. Namun sejauh ini negosiasi masih berjalan alot.

    Pemain kedua yang juga diincar Arsenal adalah pemain sayap Barcelona, Cristian Tello. Pemain ini menjadi incaran sebagai alternatif bila Draxler benar-benar gagal didapat. Menurut Telegraph, Arsenal meminta Barcelona untuk meminjamkan pemain muda ini selama enam bulan.

    Saat ini Arsenal sangat membutuhkan pemain baru. Selain kehilangan Walcott, tim asal London ini juga harus bermain tanpa Aaron Ramsey selama sebulan setengah karena pemain muda itu dibelit cedera. Mereka juga harus kehilangan Mathieu Flamini dalam empat laga setelah gelandang itu mendapat kartu merah saat melawan Southampton, Selasa lalu.

    TELEGRAPH | NURDIN

    Berita Lain
    Seberapa Parah Cedera Aguero?
    Pelatih Spurs: City Pasti Akan Juara
    MU Paling Jago di Kandang, Arsenal Urutan Kedua
    Ditahan West Ham, Chelsea Gagal Geser Arsenal  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.